KPM Bansos Rastra di Pasbar Berjumlah 23.987 KK

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PASBAR , KLIKPOSITIF -- Sebanyak 23.987 KK di Pasbar tahun 2018 tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) Bantuan Sosial ( Bansos ) Beras Pangan Sejahtera ( Rastra ) pada Dinas Sosial Pasbar - Sumbar.

"Sebanyak 23.987 KK di Pasbar telah terdaftar, sesuai  acuan keputusan dan penetapan dari Kementrian Sosial Republik Indonesia",Kata Kepala Dinas Sosial Pasbar Marimus pada KLIKPOSITIF Rabu 7 Februari 2018 di Padang tujuh.

baca juga: Beberapa Bahan Pokok di Pasaman Barat Terpantau Alami Lonjakan Signifikan

Ia merinci, program Bansos Rastra di Pasbar tahun 2018 memperoleh kuota per masing-masing Kecamatan diantaranya Kecamatan Talamau berjumlah 2.280 KK, Pasaman 2.071 KK , Luhak Nan Duo 1.574 KK , Sasak Ranah Pasisia 1. 883 KK, Kinali 2.643 KK, Gunung Tuleh 1.987 KK, Sungai Aur 1.647 KK, Lembah Melintang 2.695 KK, Koto Balingka 2.690 KK, Sungai Beremas 2.015 KK, Ranah Batahan 2,362 KK.

Jadi, jumlah total  KPM bansos rastra tahun 2018 di Pasbar berjumlah  23.987 KK.

baca juga: Lapas Pariaman Kembali Salurkan Bantuan Sosial dari Menkum HAM pada Puluhan Warga

Menurutnya, masing-masing penerima bansos rastra disalurkan kepada  KPM sebanyak 10 kilogram per orang dengan kualitas medium. yang akan didistribusikan  setiap tanggal 25 tiap bulannya. Saat ini pihaknya sedang melakukan kajian bansos Rastra dalam pelaksanaan pendistribusianya.

Rencananya akan dilakukan pemusatan lokasi di masing-masing Kecamatan dan Nagari terkait dimana titik lokasi pendistribusian serta bagaimana prosedur pembagianya yang sedang dalam tahap finalisasi bersama petugas dan dinas terkait. 

baca juga: Terkait Pelatihan yang Dilakukan di Hotel Luar Daerah, Kadispar Pasbar : Hanya Buang-buang Anggaran

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Manus Handri saat dihubungi via telepon genggamnya mengatakan,  Bansos Rastra ini merupakan suatu program baru, dan sejauh ini pemerintah baru menerapkan program tersebut sebanyak 44 Kota di Indonesia. 

Ia menghimbau, dalam pelaksanaan bansos rastra di Pasbar agar berjalan dengan lancar, dan tidak merugikan masyarakat. 

baca juga: Sampuran Rajo Panjang, Wisata Alam yang Baru Ditemukan di Situak Pasaman Barat

"Jika nanti terdapat ketidaksesuaian, maka akan dilakukan pengoreksian dan evaluasi  dua kali dalam setahun," ujarnya.

[Buyung Fajri]

Penulis: Iwan R