Ketua Demokrat Pessel : Tidak Ada Mahar-maharan...

Foto bersama pengurus dan anggota Partai Demokrat Pessel
Foto bersama pengurus dan anggota Partai Demokrat Pessel (KLIKPOSITIF/Kiki Julnasri)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Pesisir Selatan Ali Tanjung menegaskan, dalam penjaringan kader kepengurusan partai, tidak dipungut biaya sepeserpun. Semuanya gratis, dan setiap masyarakat berhak dan mempunyai kesempatan menjadi pengurus DPC Demokrat di Pesisir Selatan .

"Tidak ada mahar-maharan, semua harus gratis. Jika ada yang melakukan mahar-mahar, akan saya pecat," tegas Ali Tanjung dihadapan para wartawan dalam temuh ramahnya di Aula pertemuan RM Bundo Kanduang Sago, Sabtu 17 Februari 2018.

baca juga: Hadiri Gebyar Vaksin Bersama Kapolda Sumbar, Bupati Pessel Tekankan Camat Segera Jadwalkan Vaksin Setiap Hari di Nagari

Untuk menjalankan komitmen ini, ia mengajak para wartawan untuk ikut serta dalam mengawal penjaringan kepengurusan kader partai dalam menjalankan gebrakan Demokrat tingkat daerah sampai kecamatan.

Menurutnya, kepengurusan DPC Demokrat Pesisir Selatan harus mengutamakan dan menjunjung tinggi elektabilitas sebagai pengurus partai, serta mengutamakan waktu dan santun dalam menjalan fungsi Demokrat di daerah itu.

baca juga: Dengan Gotong Royong, Masyarakat Alai Pessel Bangun Masjid Senilai Rp3 Miliar

"Kita membuka sebesar-besarnya untuk siapa saja, silakan sampaikan CV ke partai. Yang terpenting kader-kader harus menjaga nama partai, dan bisa menjalankan kepengurusan sesuai tujuan Demokrat dari pusat sampai ke tingkat cabang," sebutnya

Ia menjelaskan, penjaringan kader kepengurusan di DPC Demokrat melibatkan 35 persen keterwakilan perempuan. Selain itu, Demokrat masih membutuhkan kader kepengurusan sebanyak 28-30 orang lagi untuk dipercaya sebagai pengurus.

baca juga: Pemkab Pessel Ancam Honor atau Gaji yang Bersumber dari Dana Nagari Tidak Dibayarkan, Jika Belum Vaksin

"Dalam kepengurusan kami harus memiliki kader 60 orang, dan dari 60 itu, 35 persen keterwakilan perempuan wajib ada," jelasnya.

[Kiki Julnasri]

baca juga: Satker Jalan Nasional Tegaskan Siap Bantu Pembangunan Infrastruktur di Pessel

Penulis: Iwan R