Penertiban Galian C di Pasbar, Pol PP Temukan Dua Unit Ekscavator

Petugas Pol PP Pasbar dan Provinsi Sumbar menertibkan tiga lokasi tambang galian C yang diduga ilegal di Pasbar, Rabu, 7 Maret 2018
Petugas Pol PP Pasbar dan Provinsi Sumbar menertibkan tiga lokasi tambang galian C yang diduga ilegal di Pasbar, Rabu, 7 Maret 2018 (KLIKPOSITIF/ Buyung Fajri)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Petugas Pol PP Pasbar dan Provinsi Sumbar menertibkan tiga lokasi tambang galian C yang diduga ilegal di Pasbar , Rabu, 7 Maret 2018. Dari penertiban tersebut, petugas penegak Perda itu menemukan dua unit eskavator di lokasi tambang.

Kepala Satpol PP Pasbar Edison Zelmi mengatakan, dua unit ekscavator itu ditemukan di lokasi tambang di kawasan Jorong Sudirman, Nagari Muaro Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh. Namun, satu ekscavator tak diketahui siapa pemiliknya.

baca juga: Pandemi Corona Membuat PMI Pasbar Krisis Stok Darah

"Kami sudah menanyakan kepada sejumlah masyarakat sekitar tambang terkait siapa pemiliknya, tapi tak satu pun ada yang tahu. Sedangkan satu unit lagi merupakan milik masyarakat sekitar atas nama Rahmad," kata Zelmi kepada KLIKPOSITIF .com, Rabu.

Ekscavator milik Rahmad itu, lanjutnya, sudah dikeluarkan dari lokasi tambang. Sedangkan satu ekscavator lagi yang hingga kini belum diketahui siapa pemiliknya, masih berada di lokasi tambang.

baca juga: Tiga Warga Pasbar Positif Corona, Satu Diantaranya Meninggal Dunia

"Petugas hingga kini masih mencari tahu siapa pemilik alat berat tersebut. Jika ditemukan, maka kami akan memberikan teguran kepada pemiliknya untuk tidak lagi mengoperasikan alat beratnya di lokasi tambang, karena tambang tersebut ilegal," ujarnya.

Penertiban lokasi tambang ilegal ini, sebut Zelmi, dilakukan karena masih ada alat berat yang beroperasi di lokasi tambang ilegal. Padahal waktu penertiban sebelumnya, Pol PP Pasbar sudah mengeluarkan imbauan kepada pemelik alat berat.

baca juga: Ninik Mamak Kecamatan IX Koto Nyatakan Dukungan Ke Pasangan SR-Labuan

"Imbanuan kepada pemilik alat berat itu soal larangan menggunakan alat berat untuk menambang, karena izin tambang galian C di kawasan Jorong Sudirman itu belum ada sampai sekarang," bebernya.

Penetiban operasi yang dilakukan bersama Pol PP Provinsi Sumbar itu, jelas Zelmi, dimulai sekitar pukul 12.27 WIB dan berakhir sekitar pukul 16.30 WIB. Ada tiga lokasi yang ditertibkan.

baca juga: Instruksi Pelarangan Pesta Nikah Diabaikan Warga, Pemkab Pessel : Camat dan Wali Nagari Harus Proaktif

Lokasi pertama dan kedua, berada di kawasan Jorong Sudirman, Nagari Muaro Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh. Kemudian satu lokasi lainnya, di Jorong Labuah Lurus, Nagari Aia Gadang.

"Di Jorong Labuah Lurus ini tidak kami temukan aktivitas penambangan galian C, yang mana beberapa hari sebelumnya, dilaporkan ada aktifitas tambang yang meresahkan masyarakat," tuturnya.

Selain melakukan penertiban, tambahnya, Pol PP Pasaman Barat bersama Provinsi Sumbar juga memasang plang larangan bertuliskan "DILARANG Melakukan Aktivitas Penambangan Tanpa Izin".

"Larangan ini sesuai dengan Perda Provinsi Sumbar No 3 tahun 2012 tentang Pengelolahan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara," pungkas Zelmi.(Buyung Fajri)

Penulis: Riki Suardi