Ini Modus Pelaku Penggelapan Mobil Sewaan di Padang

Pelaku (baju hijau) memperlihatkan mobil hasil penggelapan
Pelaku (baju hijau) memperlihatkan mobil hasil penggelapan (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Pelaku penggelapan mobil yang dibekuk Polresta Padang pada 8 Maret lalu mengaku telah membawa kabur sebanyak 25 mobil yang disewanya pada jasa penyewaan mobil .

Pada polisi, pelaku yang bernama Raimon itu telah beraksi sejak November 2017 lalu. Saat ditemui KLIKPOSITIF , ia mengatakan, semua mobil sewaan tersebut dibawa ke Kabupaten Pasaman Barat.

baca juga: Tak Punya Anggaran, Pemko Padang Tunggu Pinjaman untuk Perbaiki Traffic Light

"Sesampai di Pasaman Barat, saya menggadaikannya ke beberapa orang," kata Raimon. Ia mengaku berprofesi sebagai kontraktor pada penyedia jasa penyewa.

Baca juga:  Polresta Padang Ungkap Praktek Penggelapan Mobil Sewaan

baca juga: Trafick Light Mati, Dishub Padang: Kabelnya Dicuri Lagi

Semua mobil yang telah ia sewa tersebut kemudian digadaikan dengan nilai Rp20 hingga Rp35 juta per unitnya. Dari uang hasil menggadaikan mobil , Raimon lalu menbayarkan tagihan penyewaan pada jasa penyedia.

"Uangnya hanya untuk membayar rental mobil itu saja dan untuk hidup sehari-hari," sambungnya.

baca juga: Hati-hati, Ada Pocong Siang Bolong di Kota Padang

Kapolresta Padang , Kombes Pol Chairul Aziz mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini masih melakukan pengembangan terkait 15 unit mobil lainnya yang digelapkan oleh tersangka.

"Kami masih mencari tujuh unit lagi di mana keberadaannya, sementara delapan unit lainnya sudah kami ketahui lokasinya," ungkap dia.

baca juga: Terkait Interpelasi Kepada Wali Kota Padang, Ini Kata Ketua Fraksi Gerindra

Ia mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya telah memeriksa empat orang saksi terkait kasus penggelapan yang dilakukan oleh tersangka.

"Kalau saksi sudah empat orang, dua orang saksi korban dan dua orang saksi yang menerima mobil tersebut," pungkasnya kemudian.

[Halbert Caniago]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa