Tidak Semua Pejabat Pemkab Pessel yang Dimutasi karena Bandel

Hendrajoni saat diwawancara oleh media
Hendrajoni saat diwawancara oleh media (KLIKPOSITIF/Kiki Julnasri Priatama)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Bupati Pesisir Selatan , Hendrajoni memutasi sejumlah pejabat di bawah kepemimpinannya pada Senin, 19 Maret 2018. Mutasi dilakukan untuk memberi pelajaran bagi pejabat yang bandel.

Namun ternyata, tidak semua pejabat yang dimutasi tersebut karena alasan kebandelannya menjalankan perintah pimpinan pemerintah kabupaten.

baca juga: Meski Tatap Muka Ditiadakan, Para Guru di Pessel Tetap Masuk Sekolah

Pada KLIKPOSITIF , Hendrajoni mengakui bahwa dari sekian banyak pejabat yang dimutasi, ada satu orang yang pejabat yang dipindahkan karena ia berhasil di instansi yang ia pimpin sebelumnya.

Pejabat itu adalah Direktur RSUD M.Zein Painan-yang telah banyak meraih prestasi, Busril. Hendrajoni mengatakan, bahwa Busril dipindahkan ke RSUD Pratama, Tapan.

baca juga: Gempa di Pessel, Dirasakan di Sejumlah Daerah di Sumbar

"Pak Busril ini adalah salah satu contoh pejabat yang berhasil. Selama jadi pimpinan rumah sakit, ia banyak membuat prestasi di instansi yang ia pimpin," katanya.

Prestasi yang diraih Busril di antaranya yakni akreditasi rumah sakit dan peningkatan layanan kesehatan.

baca juga: Rabu Pagi, Warga Pessel Dikejutkan Gempa

"Dengan begitu, beliau sengaja dipindahkan untuk membangun RSUD Tapan menjadi lebih baik," papar dia.

Selain memuji Busril, Hendrajoni juga menyentil sikap bandel pejabat lain yang dimutasi pada hari ini. Ia menegaskan, mutasi tersebut adalah pelajaran bagi pejabat tersebut.

baca juga: Sempat Tersendat, Saat Ini Pesanan Estalase di Pessel Mulai Laris Manis

"Banyak juga yang tidak mau menaati aturan, dia tidak sadar diatas langit masih ada langit. Bandel dan tidak mau bekerja, jadi kita beri pelajaran dulu," ucap dia.

Selain itu, ia juga meminta pejabat yang tidak bisa menjalankan jabatan dengan baik untuk mengundurkan diri.

"Jadi saya minta pada saudara-saudara yang telah diamanahkan untuk bekerja semuanya dengan baik. Jalankan amanah ini sebaik-baiknya, kalau tidak mampu silakan berhenti," pungkasnya kemudian.

Sebelumnya, Bupati Hendrajoni melantik 48 orang pejabat eselon II dan III, di lingkungan pemerintah setempat. Pelatikan pejabat tersebut sesuai dengan evaluasi yang dilakukan Pemkab berdasarkan kinerja.

[Kiki Julnasri Priatama]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa