Ini 10 Bahasa Menurut UNESCO yang Terancam Punah

ilustrasi bahasa
ilustrasi bahasa (istimewa)

KLIKPOSITIF -- UNESCO mengabarkan, sekitar 2.500 bahasa terancam punah dan beberapa diantaranya dituturkan oleh 30 orang. Pada pergantian abad, diperkirakan bahwa setidaknya 50 persen dari bahasa lisan dunia saat ini akan punah .

Sebanyak 25 penutur asli telah merekam diri mereka sendiri mengucapkan kalimat, " Bahasa yang berbeda adalah visi kehidupan yang berbeda". Berikut ini adalah 10 bahasa yang benar-benar terancam punah .

baca juga: Kaldera Toba Ditetapkan Sebagai UNESCO Global Geopark

1. Nawat atau dikenal sebagai Pipil
Di El Savador kini tinggal 200 orang menggunakannya. Meskipun ada periode kepunahan di beberapa wilayah, ada semakin banyak penutur bahasa kedua, yang menandakan kebangkitan bahasa lain.

2. Aymara
Digunakan di Bolivia, Cili dan Peru dengan 2 juta pengguna. Ini adalah salah satu dari sedikit bahasa asli Amerika yang memiliki lebih dari satu juta pembicara.

baca juga: Kasus Baru dari Transmisi Lokal, Hong Kong Masuki Gelombang Ketiga Corona

3. Balti
Bahasa ini diucapkan di Pakistan Utara dan beberapa bagian dari India Utara. Meskipun, sejak 1948, bahasa Inggris dan Urdu memiliki pengaruh yang lebih besar, banyak kata yang merupakan ciri dialek Tibet telah dipertahankan untuk menghormati akar bahasa .

4. Basque
Digunakan di Spanyol dan Prancis dengan 660 ribu orang yang menggunakannya. Ini juga diyakini satu-satunya bahasa pra-Indo-Eropa di Eropa, ada beberapa bukti sidik jari dari lanskap linguistik yang menyatakan bahasa ini ada selama periode Neolitikum.

baca juga: Di Tengah Pandemi, Amerika Serikat Keluar dari WHO

5. Belarusian
Bahasa resmi yang digunakan di Latvia, Lithuania, Polandia, Rusia dan Ukraina. Meskipun perkiraan jumlah penutur bervariasi dari satu penelitian ke yang lain, konsensus umum adalah bahwa sebagian besar orang Belarusia berbicara bahasa Rusia di rumah, dengan sekitar setengah dari mereka mampu membaca dan mengucapkannya.

6. Breton
Digunakan di Prancis sebanyak 250 ribu orang. Orang Inggris yang bermigrasi membawa bahasa ini ke Normandia selama Abad Pertengahan awal.

baca juga: Astronom Amatir Temukan Bintik Baru di Planet Jupiter, Apa Itu?

7. Choctaw
Digunakan 9.500 orang di Louisiana. Meskipun diucapkan oleh orang-orang di Italia dan Swiss, Lombard dianggap sebagai bahasa minoritas.

8. Cornish
Digunakan di Inggris. Sayang belum bisa dipastikan berapa orang yang menggunakannya. Bahasa Afro-Asia ini terutama digunakan di Pegunungan Nafusa Libya barat laut oleh sekitar 240.000 orang.

9. Frisian Utara
Digunakan di Jerman oleh 10 ribu orang. Pada tahun 1976, bahasa minoritas ini diucapkan oleh 10.000 orang, dan semakin "sangat terancam". Undang-undang negara mengakui itu sebagai bahasa resmi distrik Nordfriesland dan pulau Heligoland di Jerman Utara pada tahun 2004.

10. Quechia
Digunakan di Bolivia dan Peru oleh 2,3 jutaan orang. Dikenal sebagai bahasa utama Kekaisaran Inca, varian Quechua diucapkan oleh orang-orang di Andes dan dataran tinggi Amerika Selatan. Pada tahun 2009, Bolivia mengakui Quechua dan beberapa bahasa pribumi lainnya sebagai bahasa resmi negara tersebut. (*)

sumber: Independent

Penulis: Agusmanto