Tolak Putusan Registrasi Ulang, Ratusan Pengusaha Kartu Seluler Unjuk Rasa ke DPRD Sumbar

Aksi ratusan pengusaha kartu seluler di DPRD Sumbar
Aksi ratusan pengusaha kartu seluler di DPRD Sumbar (KLIKPOSITIF/Cecep Jambak)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ratusan pengusaha konter pulsa (penjual kartu perdana, red) dan DPD Kesatuan Niaga Celluler Indonesia (KNCI) Sumbar , menggelar aksi damai menolak putusan 1 NIK untuk 3 kartu SIM.

Putusan tersebut dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Pos dan Penyelenggaraan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo .

baca juga: Bersama Wagub Audy Joinaldy, Alumni Belanda Asal Sumbar Bahas Pembangunan Sumbar

Aksi digelar dengan longmarch dari GOR H Agus Salim ke Kantor DPRD Sumbar , Senin 2 April 2018.

Ketua DPD Kesatuan Niaga Celluler Indonesia (KNCI), Alkadri mengatakan aksi tersebut digelar karena mereka menilai Kementerian Kominfo melalui Dirjen PPI telah mengingkari janji ataupun putusan yang dibuat pada 7 November 2017 lalu.

baca juga: International Commission Of Jurists Berikan Penghargaan pada Pengadilan Agama Pariaman Karena Hal Ini

Menurutnya, putusan yang disampaikan di hadapan stakeholder telekomunikasi itu, telah menyetujui tidak membatasi pelaporan registrasi SIM card untuk satu NIK.

"Awalnya mereka menyetujui tidak ada pembatasan, tapi enam bulan sesudah itu, hal itu diulur-ulur, mereka bohong," katanya.

baca juga: Cek Pos Pelayanan Operasi Ketupat, Kapolres Terus Ingatkan Prokes

Dengan pemberlakuan aturan itu, sebut dia, omzet para pedagang drastis turun hingga 50 persen. Selain itu ribuan kartu perdana yang ada di toko-toko telah terblokir.

"Sementara resiko memakai NIK orang lain, justru akan mendapatkan hukuman yang berat. Kami berharap, tuntutan kami ini agar disampaikan oleh wakil kami di DPRD," sebutnya.

baca juga: Tambah 5 Warga Tanah Datar Positif COVID-19, Bupati Sebut Kasus Naik Akibat Abai Prokes

Menurut catatan, saat ini di Sumbar , tercatat sekitar 5000 niaga celluler yang resmi dan tercatat. "Itu belum yang tidak tercatat dan yang menjual pakai etalase," tambahnya.

Sementara itu Ketua Komisi Satu, DPRD Sumbar , Afrizal yang menyambut aksi damai ini mengatakan, akan segera menyampaikan tuntutan pada pemerintah pusat.

"Aksi ini sudah tepat, di sini memang tempat menyampaikan aspirasi. Saya akan sampaikan," ungkapnya sambil menandatangani surat tuntutan dari pengunjuk rasa.

[Cecep Jambak]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa