KPAI: Jangan Libatkan Anak-anak Dalam Kampanye

ilustrasi anak dalam kampanye
ilustrasi anak dalam kampanye (internet)

KLIKPOSITIF -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI ) mengimbau partai politik tidak melibatkan anak-anak dalam kampanye pemilihan kepala daerah 2018 dan pemilihan umum 2019. Termasuk, selama tahun politik 2018-2019.

Ketua KPAI Susanto meminta para calon pimpinan kepala daerah dan calon presiden mendatang untuk menjamin pemenuhan hak anak, dengan melindungi anak dari penyalahgunaan kegiatan politik.

baca juga: Kantongi Nomor Urut 3, Erick Hariyona - Syawal Siap Jadi Energi Baru Pasaman Barat

Hal itu disampaikan Susanto di acara diskusi ‘Pengawasan dan Pencegahan Eksploitasi Anak dalam Kegiatan Politik’ di Kantor KPAI , Jakarta Pusat, Jumat (6/4).

“Semangatnya sebenarnya tidak hanya mengawal bagaimana anak tidak disalahgunakan dalam kegiatan politik, tapi tidak lain bagaimana anak-anak kita khususnya pemilih pemula itu mendapatkan pendidikan politik yang terbaik,” kata Susanto.

baca juga: Ini Nomor Urut Paslon Pilkada 2020 di Pessel

Susanto juga mengimbau para kontestan calon pimpinan kepala daerah dan calon presiden mendatang jangan melibatkan anak dalam perihal politik yang bernuansa SARA dan black campaign berupa ujaran kebencian.

“Hindari dan jangan dilibatkan dalam kegiatan yang bermuatan SARA. Jangan manfaatkan anak untuk kepentingan katakanlah hate speech,” ujar Susanto.

baca juga: Ini Nomor Urut Paslon pada Pilkada Kota Solok 2020

“Jangan anak dimanfaatkan untuk kepentingan aktivitas yang menjurus pada hal-hal yang melanggar undang-undang. Semangat ini harus terus kita gaungkan. Karena kami melihat semakin banyak pimpinan daerah yang memiliki konsen dengan isu anak ini sebenarnya akan menentukan kualitas bangsa dan peradaban kita,” kata Susanto. (*)

sumber:  suara.com

baca juga: Karena Alasan Ini, Pasangan ESA di Pilkada Pasbar Tunjuk Mantan Wali Nagari Sebagai Ketua Tim Pemenangan

Penulis: Agusmanto