Kapal Nelayan Tangkap Ikan Terbakar di Pasaman Barat

Evakuasi ABK KM Fortuna 06
Evakuasi ABK KM Fortuna 06 (Istimewa)

PASBAR , KLIKPOSITIF -- Satu unit Kapal penangkap ikan jenis bagan terbakar dan tenggelam di perairan perbatasan laut Air Bangis dengan Provinsi Sumatera Utara, Minggu 8 April 2018, sekitar pukul 05.15 WIB.

Kapolsek Air Bangis AKP Adrimardoan mengatakan, kapal tersebut diketahui ber merek KM Fortuna 06 dan memiliki kapasitas 40 Gross Ton.

baca juga: Ini Nama Lima Pasang Calon Kepala Daerah yang Ditetapkan KPU dalam Pilkada Pasbar

Menurutnya, informasi yang diperoleh dari Satpol Air Air Bangis lokasi terbakar dan tenggelamnya KM Fortuna berada di perairan laut karang siril koordinat 00° 13' 212" N 099° 00' 772 " E depan ujung tuan, perbatasan dengan Sumatera Utara.

" Kapal tersebut diketahui milik Yudi Fendra (47 th) warga asal Jorong  Pasar Baru Barat Nagari Air Bangis," katanya.

baca juga: Hari Ini Kasus COVID-19 di Pessel Jadi 181, Meninggal 6 Orang

Ia menjelaskan, sebelum terbakar dan tenggelam, KM Fortuna 06 berangkat melaut pada Kamis tanggal 5 April 2018 sekira pukul 17.00 WIB.

Kapal itu dinahkodai oleh Novialdi (31) asal Jorong Pasar Muara Nagari Air Bangis, dan  beranggotakan 15 (ABK) Anak Buah Kapal .

baca juga: KPU Kota Solok Tetapkan Tiga Calon Peserta Pilkada 2020

"Setelah melakukan pencarian ikan selama tiga hari, KM Fortuna terbakar dan yang hendak pulang ke dermaga di Pasaman Barat ," ungkap Adrimardoan.

Ia mengungkapkan, sebelum tenggelam salah seorang abak buak kapal Miheldi melihat api menyala dari kamar mesin, kemudian ABK lainya bernama Pendi berteriak memberitahu Nahkoda kapal dan ABK lainya mencoba memadamkan api.

baca juga: Kapolres Ingatkan Tentang Maklumat Kapolri di Pilkada Pessel, Jika Tidak Siap-siap Disanksi Tegas

"Pemadaman dilakukan dengan cara manual. Namun tidak berhasil dan api sudah menjalar ke bagian buritan sebelum akhirnya menghanguskan ke seluruh badan kapal ," jelas dia.

Karena tidak berhasil memadamkan api, seluruh awak kapal kemudian menyelamatkan diri dengan menjatuhkan jangkar kapal dan bergelantungan di tali jangkar hingga ke permukaan laut.

"Tidak lama kemudian, sekitar pukul 06.15 WIB, satu unit kapal penangkap ikan KM ZAM 02 yang dinahkodai Suwir melihat para nelayan yang terapung menolong dan menyelamatkan seluruh awak kapal ," pungkasnya.

Saat ini sebanyak 15 orang ABK kapal diketahui pulang dalam keadaan selamat dan sudah dievakuasi ke daratan air menggunakan kapal patroli Satpol Air Polres Pasbar .

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tenggelamnya kapal ini, namun Kerugian ditaksir sekitar Rp 600.000.000.

[Buyung Fajri]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa