Kecelakaan Sepulang Rayakan Kelulusan, Siswi SMA Sawahlunto Meninggal

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Kecelakaan maut mewarnai hari pengumuman kelulusan pelajar SMA/Sederajat, Kamis 3 Mei 2018. Pelajar SMA 1 Kota Sawahlunto Afifah Nurul Safanah (19) meregang nyawa usai dilindas truk di Jalinsum KM 15 Solok-Sawahlunto tepatnya di Jorong Batang Pamo, Kabupaten Solok .

Informasi yang dihimpun KLIKPOSITIF , kejadian itu bermula saat korban mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi BA 3661 HR dari arah Sawahlunto menuju Solok sekitar pukul 19.00 wib.

baca juga: Bawa Sabu dan Ekstasi, Dua Pengangguran Diciduk Polisi di Solok

Sesampai di lokasi kejadian, korban yang mengendarai motor seorang diri terpaksa mengambil jalan agak ketengah untuk menghindari kondisi jalan yang yang bergelombang.

Namun tak disangka, sepeda motor korban lepas kendali. Naas, disaat bersamaan, datang truk Hino Pertamina BA 9084 MU yang dikemudikan Doni Amril (36) dari arah berlawanan.

baca juga: Kecelakaan Maut di Tol, Mobil Sampai Terbelah

Kecelakaan pun tak bisa terelakkan lagi, korban menabrak ban belakang sebelah kanan truk tangki. Akibatnya, korban tergilas oleh ban mobil dan mengalami luka sangat serius. Patah tulang pada kaki paha atas dan luka robek pada bagian dada.

Korban kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Solok. Namun pelajar asal Jorong Pincuran Baruah, Nagari Saok Laweh, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok itu menghembuskan nafas terakhirnya rumah sakit.

baca juga: Yulfadri Nurdin Siap Tantang Epyardi Asda di Pilkada Solok

Mendengar kecelakaan di kabut magrib itu, warga sekitar langsung berhamburan keluar rumah. Seketika jalan mendadak ramai, dan nyaris macet, pihak kepolisian dengan sigap mengatur kendaraan yang mulai berdesakan.

Kejadian itu dibenarkan Kapolres Solok kota AKBP Dony Setiawan melalui Kasatlantas Iptu R. Samual. Pasca kecelakaan , korban lansung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Solok untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, parahnya luka yang dialami, nyawa korban tak tertolong lagi.

baca juga: Hari Ini Kabupaten Solok Tambah 7 Kasus Baru COVID-19, Rekor Terbanyak Selama Pandemi

"Kita sudah amankan barang bukti dan minta keterangan saksi untuk penyidikan lebih lanjut terkait kecelakaan yang merenggut nyawa seorang pelajar tersebut," ungkap Iptu R. Samual.

Menurut salah seorang saksi, Eliza, korban saat itu masih mengenakan pakaian sekolah, yang sedikit diwarnai cat. Anak tersebut selama ini dikenal baik. Bahkan ia disebut-sebut sebagai salah satu mahasiswa undangan ke luar negri.

"Informasinya, korban baru kembali dari sekolah SMA 1 Kota Sawahlunto untuk melihat pengumuman kelulusan ," terang Eliza.

[Syafriadi Puma]

Penulis: Rezka Delpiera