Teror Bom di Transmart Lampung

Petugas berjaga di depan Transmart Lampung
Petugas berjaga di depan Transmart Lampung (Lampungpro)

LAMPUNG , KLIKPOSITIF -- Teror bom kembali terjadi, jika dua hari sebelumnya teror terjadi Jawa Timur, kini berulang di Lampung . Teror ini terjadi di pusat perbelanjaan Transmart. Selasa 15 Mei 2018 siang.

Keberadaan bom tersebut awalnya diketahui dari penemuan sebuah kotak yang berwarna kuning. Mendapati hal itu, petugas keamanan Transmart kemudian menghubungi petugas kepolisian dari Polsek Sukarame.

baca juga: Saat Proses Penjinakan, Bom dengan 3,6 Ton TNT dari Perang Dunia II Meledak di Polandia

Bermodal dari laporan tersebut, pihak Kepolisian Sektor langsung menghubungi tim penjinak bom atau Gegana.

Tidak lama kemudian, petugas penjinak bom atau Gegana sampai di lokasi dan melakukan penyisiran.

baca juga: Ada Ledakan Kecil di Menteng, Polisi Duga Bukan Tindakan Terorisme

Benar saja, petugas kemudian menemukan kotak tersebut di dalam sebuah toilet studio lantai 3 Transmart di dekat pintu gudang nomor empat.

Menurut laporan Lampungpro.com-jaringan KLIKPOSITIF News Network (KPNN), pada kotak tersebut terdapat dua kabel yang bercabang. Mengetahui hal itu, petugas Gegana tampak langsung mengevakuasi kotak itu keluar dari toilet.

baca juga: Bom Meledak di Pasuruan Jawa Timur, Satu Orang Meninggal

Sementara itu, warga yang berada di sekitaran lokasi tampak diminta menjauh oleh pihak kepolisian selama proses evakuasi kotak tersebut.

Saat diperiksa, ternyata benar, benda dalam di dalam kotak kuning berbalut lakban cokelat itu berisi bom . Suasana di Transmart pun tiba-tiba mencekam.

baca juga: Wings Air Resmikan Rute Tanjung Karang ke Krui

Tampak, petugas dari Gegana yang dilengkapi pakaian anti-bom mendeteksi isi kotak menggunakan sebuah robot kecil.

Robot tersebut tampak menarik sebuah kabel bercabang dari dalam kotak, dan tidak lama kemudian kotak berwarna kuning itu meledak dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa