Teror Bom, Bandara Radin Inten II Lampung Berlakukan Status Kuning

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF -- Aksi teror bom bunuh diri di Surabaya, Jawa Timur, membuat otoritas Bandara Radin Inten II meningkatkan pengamanan menjadi status full kuning waspada.

Kenaikan status itu disertai penambahan 10 personil TNI AD dari Batalyon Infanteri 143/Tri Wira Eka Jaya, Natar, Lampung Selatan. Tambahan personil juga dari TNI AU dan kepolisian,

baca juga: Satgan Penanganan Hak Tagih BLBI Keluarkan Surat Cekal untuk Para Obligor

Menurut Kepala Bandara Radin Inten II, Asep Kosasih Samapta, peningkatan status ini berlaku mulai Minggu (13/5/2018) beberapa jam setelah tiga aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya.

"Kami mohon maaf kepada seluruh penumpang jika pemeriksaan makin diperketat dan agak lama. Semua ini demi keamanan bersama," kata Asep Kosasih Samapta, kepada Lampungpro.com jaringan Klikpositif News Network di Bandara Radin Inten II, Natar, Selasa (15/5/2018).

baca juga: Turun 0,16 Persen, Kemenpora Ajukan Rp1,9 Triliun pada RAPBN 2022

Peningkatan status keamanan ini, kata Asep, juga dilakukan dengan membuka Emergency Operating Center (EOC) yang ada di Bandara . Kemudian, optimalisasi Building Automation System (BAS) yang mengontrol sekitar 150 CCTV di lingkungan Bandara Radin Inten II.

"Patroli rutin juga diperketat dari yang semula keliling per dua jam menjadi satu jam. Para personil disebar ke berbagai sudut terutama di pos-pos masuk dengan petugas bersenjata lengkap. Dalam status ini memang pengamanan ekstra ketat," kata Asep Kosasih. (*)

baca juga: 635 PMIB Kelompok Rentan Akan Kembali Dipulangkan dari Semenanjung Malaysia, Ini Langkah Kemenko PMK

Penulis: Eko Fajri