Terkait Pengembangan Kasus Peredaran Nerkotika, BNNP Lampung Segera Tetapkan Status Kepala LP Kalianda

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung memiliki waktu maksimal enam hari untuk memastikan status Kepala Lembaga Pemasyarakatan (LP) II A Kalianda Lampung Selatan nonaktif Muchlis Adjie. Dia ditahan terhitung Jumat (18/5/2018) dalam kasus peredaran narkoba yang diduga dikendalikan dari LP Kalianda.

"Dalam kasus narkoba penyidik punya kewenangan untuk melakukan pemeriksaan 3x24 jam. Waktu itu bisa ditambah 3x24 jam, sehingga totalnya jadi 6x24 jam," kata Kepala BNNP Lampung , Brigjen Tagam Sinaga, kepada Lampungpro.com jaringan KLIKPOSITIF News Network, Sabtu (19/5/2018).

baca juga: JK Dituding Dibalik Penangkapan Edhy, Ini Kata Jubir

Dalam kurun waktu tersebut, kata Tagam, penyidik melakukan pemeriksaan dan melakukan gelar perkara. Kemudian, menentukan status yang diperiksa apakah ditahan atau wajib lapor.

"Keputusan itu tergantung kebutuhan penyidik," kata Tagam.

baca juga: Penyidik Polda Dihadang Laskar di Rumah Habib Rizieq, FPI Minta Maaf

"BNNP Lampung Tetap Lanjutkan Kasus Peredaran Narkoba dari LP Kalianda"

Kasus ini bermula ketika Minggu (6/5/2018), BNNP menangkap lima tersangka narkoba pukul 12.30 di salah satu homestay di Jalan Raya Lintas Sumatera , Kalianda. Kelima tersangka adalah HW (28), warga Jalan Dusun I Margaagung, Lampung Selatan yang kemudian tewas ditembak.

baca juga: Calon Gubernur Sumbar Tersangka, Pengamat Politik Sarankan Mulyadi Segera klarifikasi

Kemudian, AS (36), anggota polisi berpangkat bripka. Tersangka lainnya, MY (38) narapidana di LP Kalianda dalam kasus narkoba dengan vonis 18 tahun dan RO sipir LP Kalianda yang menjabat penjaga pintu utama. Penyidik menahan Muchlis Adjie karena dari keterangan sejumlah saksi, dia mengetahui peredaran itu. (*)

Penulis: Eko Fajri