Jika Macet, Dishub Sumbar Sarankan Pengendara Melintas Jalur Alternatif

Macet jalur Padang-Bukittinggi
Macet jalur Padang-Bukittinggi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Mudik lebaran nanti diprediksi akan diwarnai macet dibeberapa titik. Dinas Perhubungan Sumbar Amran membagi dua jalur kemacetan di Sumbar, yakni jalur utara dan selatan. Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Amran mengatakan titik macet di Sumbar dari tahun ke tahun tidak jauh berbeda.

"Titik macet tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya," kata Amran kepada KLIKPOSITIF , Rabu, 30 Mei 2018.

baca juga: Menkes Prediksi Puncak Peningkatan Kasus Corona Usai Lebaran pada Akhir Juni 2021

Titik kemacetan jalur utara, kata dia, mulai dari pasar Lubuk Alung, Pasar Sicincin, Objek Wisata Lembah Anai, RM Pak Datuak, Sate Mak Syukur, lanjut ke Pasar Koto Baru, Pasar Padang Luar, Pasar Baso hingga Simpang Piladang.

Sementara, jalur selatan dimulai dari Simpang Gaung Teluk Bayur, sepanjang ruas jalan Tarusan-Painan dan Pasar Kambang.

baca juga: Gubernur Sumbar Canangkan Gerakan Produksi dan Minum Madu Galo-galo di Sawahlunto

Menurut Amran, kemacetan yang terjadi disebabkan oleh keberadaan pasar tumpah yang memakan badan jalan sebagai lahan berjualan. Selain itu, tidak tersedianya lokasi parkir di pasar tumpah tersebut ikut menyumbang kemacetan.

Untuk mengurangi kemacetan di jalur utara, pemudik dari Padang menuju Bukittinggi yang ingin menghindari kemacetan di Pasar Lubuk Alung dapat melewati jalur alternatif Simpang Polsek Bandara Internasional Minangkabau (BIM)-Simpang Ketaping-Jembatan Lubuk Alung.

baca juga: Disnakerin Catat 3 Perusahaan di Kota Padang Tidak Bayarkan THR pada Karyawan

Sementara untuk terhindar dari kemacetan di jalur utama, seperti di kawasan Silaing, Pasar Koto Baru, dan Padang Luar, pengendara dapat melewati jalur alternatif Sicincin-Bukittinggi via Malalak.

Untuk kawasan Silaiang, kata Amran, sering dipadati pemudik saat lebaran . Dikarenakan, lokasi tersebut juga banyak terdapat objek wisata seperti air terjun dan pemandian.

baca juga: Selama Lebaran, Pengguna Data Internet Meningkat Hingga 49 Persen

Untuk itu, Amran mengimbau, agar pengendara bisa memilih jalur alternatif agar terhindar dari kemacetan.

"Intinya, kami dari Dishub meminta agar masyarakat atau pengendara untuk cerdas menggunakan akses jalan supaya terhindar dari kemacetan. Di Sumbar ini kan banyak jalur alternatif, jadi harus cerdas memanfaatkan jalur alternatif yang ada," ujarnya.

Sementara Sementara pengamat transportasi dari Unand, Yosafra, menekankan, pihak kepolisian harus punya manajemen yang baik dalam mengurai kemacetan dengan cara buka tutup jalan, membuka satu jalur jika diperlukan.

Menurutnya, pemicu macet karena adanya kelebihan intensitas pengendara, bisa juga disebabkan titik keramaian dan parkir kendaraan sembarangan.

"Kadang disebabkan parkir dibadan jalan dan keramaian seperti di Silaiang yang menjadi objek wisata. Polisi harus jeli mengurai persoalan ini," ujarnya.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Iwan R