Penambang Batu Bara Meninggal Dunia Tersengat Listrik dalam Tambang

Pihak kepolisian memasang garis polisi di pintu masuk lubang tambang
Pihak kepolisian memasang garis polisi di pintu masuk lubang tambang (Istimewa)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Seorang pekerja tambang batu bara meninggal dunia di dalam sebuah lubang tambang nomor 26 milik PT. Dasrat Sarana Arang Sejati, Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto .

Korban yang bernama Rahmad Rido (26) panggilan Dodo warga Kumani Ateh, Dusun Bonou, Desa Tumpuak Tangah, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto .

baca juga: Undang-undang Nomor 3/2020 Terbit, Pengelola Pertambangan Mineral dan Batubara Masuki Era Baru

Ia meninggal dunia karena tersengat arus listrik saat akan memperbaiki pompa air di dalam area tambang tersebut, Kamis 31 Mei 2018 sekitar pukul 06.30 WIB.

Kapolres Sawahlunto AKBP Zamroni Wibowo mengatakan, Rido tersengat listrik saat menyentuh bagian pompa.

baca juga: Perkuat Tata Kelola Pertambangan Rakyat, ESDM dan DPR Bahas RUU Minerba

"Disanalah korban tersengat," katanya.

Sejauh ini, sebutnya pihaknya telah mengamankan lubang tambang tersebut dengan memasang garis polisi.

baca juga: Legislator Minta Pemerintah Stop Izin Ekspor Konsentrat Tambang

Sementara itu, jenazah Rido sendiri saat ini telah disemayamkan oleh pihak keluarga dan polisi juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

[Muhammad Haikal]

baca juga: Polres Payakumbuh Amankan Duo Orang Diduga Pelaku Penambang Pasir Ilegal, Salah Satunya Wali Jorong

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa