Peralatan Rumah Tangga Ini Ternyata Boros Listrik

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF  - Seperti yang diketahui, PT PLN (Persero) telah melakukan penyesuaian tarif listrik untuk kategori rumah tangga mampu daya 900 Volt Ampere (VA). Sebenarnya tidak ada kenaikan tarif listrik . Selama ini ada sekitar 18,7 juta pelanggan listrik 900 VA yang termasuk golongan mampu dan tidak layak disubsidi.

Nah, bagi anda yang tidak lagi menikmati subsidi listrik , ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar pemakaian listrik bisa ditekan. Jika alat-alat rumah tangga dan perangkat elektronik jarang dipakai, atau sudah selesai dipakai, biasakan untuk dimatikan dan cabut dari stop kontak agar listrik tidak teraliri terus.

baca juga: Viral Curhatan Tagihan Listrik Naik Jadi Belasan Juta, Biasanya Rp400 Ribu

Ada sejumlah peralatan rumah tangga yang memakan banyak daya listrik . Anda bisa mengurangi tagihan dengan memperhatikan pemakaian peralatan tersebut.

Lampu Penerangan
Jika terbiasa beli lampu putih maka sekarang saatnya untuk mengganti dengan lampu LED (Light Emitting Dioda). Lampu model ini tahan panas dengan ukuran watt kecil. Untuk malam hari, biasakan gunakan lampu seefektif mungkin. Jika akan tidur matikan lampu di ruangan seperti kamar mandi, lampu dapur, dan lampu kamar. Cukup nyalakan lampu teras saja.

baca juga: Keren! Program Tambah Daya Super WOW Diminati Hingga 2.234 Pelanggan PLN Sumbar

Lemari Es
Jangan pernah memasukkan makanan atau minuman panas ke dalam lemari es karena ini membuat kinerja lemari es menjadi lebih berat. Sehingga kompresor pendingin semakin banyak mengonsumsi listrik . Lalu, isi lemari es secukupnya. Wanita biasanya juga memasukkan kosmetik yang memerlukan kondisi dingin ke lemari pendingin. Itu juga semakin memberatkan kinerja kondensor. Bersihkan juga kondensor secara teratur.

Penyejuk Udara (Air Conditioner)
Gunakan AC sesuai kebutuhan dan atur suhu ruangan sesuai kebutuhan. Jangan terlalu dingin ketika sedikit orang, dan suhu pun jangan terlalu rendah ketika banyak orang di ruangan. Hindari juga kebocoran udara luar. Jika udara dari luar ruang masuk, pendingin ruangan menjadi dua kali berkinerja lebih berat.  

baca juga: Disambut Antusias, Program Diskon Tambah Daya Listrik Tembus Hingga 100 Ribu Pendaftar

Mesin Cuci
Gunakan mesin cuci sesuai limit yang ditentukan. Jangan coba-coba memasukkan pakaian kotor lebih dari kapasitas kilogram yang ditentukan. Jika mesin cuci yang Anda miliki memiliki sistem pengeringan dengan listrik , hindari keseringan pemakaian karena membuat tagihan listrik menjadi lebih besar. Jika pakaian Anda tidak terlalu butuh perawatan khusus, coba sinar matahari untuk mengeringkannya.

Setrika
Jika ingin menyetrika pakaian, cobalah sesuaikan dengan jenis panas yang tertera pada label pakaian. Jangan pasang panas yang tinggi untuk pakaian yang halus seperti linen. Hindari juga menyetrika dalam jumlah sedikit tapi sering. Lebih baik menyetrika dalam jumlah banyak tetapi intensitas yang sedikit jarang. Selain itu, biasakan membersihkan bagian bawah setrika setiap waktu. Kotoran atau kerak yang menempel di bagian bawah selain membuat setrika menjadi tidak licin, juga membuat panas yang keluar menjadi tidak optimal.

baca juga: Diperpanjang Pemerintah, Stimulus COVID-19 dengan Keringanan Biaya Listrik Masih Bisa Dinikmati Masyarakat

Penanak Nasi (Rice Cooker)
Belilah penanak nasi dengan daya listrik yang kecil. Tidak usah terlalu besar kecuali jika memang jumlah anggota keluarga di rumah cukup banyak. Satu hal yang banyak terlupakan, ketika memasak nasi pastikan jangan ada peralatan listrik lain yang berdaya besar juga ikut nyala. Setelah nasi matang, cabut sambungan listrik . Kecuali jika Anda ingin menghangatkan nasi, colok kembali.

Mesin Pompa Air
Batasi penggunaan pompa air, kalau bisa sekali saja dalam sehari. Anda bisa menggunakan bak penampung air dengan kapasitas besar, sehingga tidak sering-sering menyalakan pompa air. Terakhir, gunakan air dengan bijaksana dan sehemat mungkin.

Editor: Khadijah