Ngamuk di BIM, Penumpang Diduga Stres Diamankan Polisi

Diduga stres, mahasiswa asal Nias mengamuk di ruang tunggu penumpang lantai 2 Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jum'at 8 Juni 2018 sekitar pukul 10.30 wib
Diduga stres, mahasiswa asal Nias mengamuk di ruang tunggu penumpang lantai 2 Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jum'at 8 Juni 2018 sekitar pukul 10.30 wib (ist)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Diduga stres, mahasiswa asal Nias mengamuk di ruang tunggu penumpang lantai 2 Bandara Internasional Minangkabau ( BIM ), Jum'at 8 Juni 2018 sekitar pukul 10.30 wib.

Informasi yang dihimpun KLIKPOSITIF dari Polsek BIM , penumpang yang diketahui bernama Yadesman Telaumbanua (23). Dia yang bersama dua saudaranya merupakan penumpang pesawat Lion Air JT 252 yang transit untuk tujuan Kabulaten Gunung Sitoli dengan pesawat Wing Air IW 1246 yang berangkat pukul 13.05 wib.

baca juga: Angga Fernanda, Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Asal Padang Dimakamkan di Pekuburan Suku

"Penumpang ini mendarat pukul 07.45 wib, dari Jakarta dan transit ke Gunung Sitoli uang berangkat pukul 13.05 wib. Sekira pukul 10.30 wib saat duduk di ruang tunggu bersama tiba-tiba teriak- teriak dan mendorong calon penumpang yang ada di ruang tunggu tersebut," ungkap Kapolsek BIM , Iptu Yuliadi, pada KLIKPOSITIF .

Melihat hal tersebut, kata Yuliadi, petugas bandara serta petugas BKO dari TNI POLRI langsung mengamankan penumpang tersebut. Selanjutnya, penumpang yang merupakan Mahasiswa Unikom Bandung ini dibawa untuk diperiksa di RSJ HB Saanin Padang .

baca juga: Tegas, Ini Komentar Kemendikbud Terkait Dugaan Pemaksa Siswi Nonmuslim Pakai Kerudung di Padang

"Keterangan saksi yang merupakan dua orang keluarga nya memang yang bersangkutan mengalami depresiasi," ujarnya.

Sementara itu, Humas PT Angkasa Pura II, Fendrick Sondra di dalam group WhatsApp Humas BIM juga membenarkan penumpang tersebut mengamuk karena stres.

baca juga: Komnas HAM Akan Proses Kasus Dugaan Pemaksaan Pakai Kerudung di Padang

"Memang stress, dan sudah ditangani pihak kepolisian," ungkapnya. (Cecep Jambak]

Penulis: Eko Fajri