Aktivitas Tambang Liar Dihentikan, Ini Komentar Ketua DPRD Sawahlunto

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

SAWAHLUNTO , KLIKPOSITIF -- Ketua DPRD Kota Sawahlunto , Adi Iktibar menyikapi positif terkait penghentian sementara aktivitas penambangan emas sepanjang Batang Ombilin, Kecamatan Talawi dan Batang Lasi, Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto .

Adi Iktibar mengatakan, kerusakan lingkungan yang diakibatkan aktivitas penambangan emas ilegal bisa membahayakan masyarakat.

baca juga: Usai Kunjungan Andre Rosiade-Kepala Daerah, Erick Thohir Turunkan Tim ke Sumbar

"Kita dapat berkaca dengan kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang di daerah lain, luar biasa dampaknya," kata Adi Iktibar, Sabtu 9 Juni 2018 di Rumah Dinas DPRD Kota Sawahlunto .

Adi mengatakan, razia yang dilakukan oleh tim dari Polda beberapa waktu lalu sudah sesuai dengan aturan perundang-undangan.

baca juga: Eratkan Kerjasama Kelistrikan, PLN Sawahlunto Kunjungi Walikota

"Penegak hukum sudah punya dasar untuk menindak, yang tercantum dalam Undang-undang Minerba Nomor 4 tahun 2009 dan Undang-undang Nomor 32 tahun 2009, yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan," lanjutnya.

Masih kata Adi, dalam Undang-undang Lingkungan Hidup tidak satupun yang membolehkan melakukan penambangan sepanjang aliran sungai.

baca juga: Membanggakan, Grup Randai Alang Babega Desa Talawi Hilie Sawahlunto Ukir Prestasi di Festival Randai Sumbar 2021

"Dalam Undang-undang Lingkungan Hidup juga melarang menambang di sepanjang aliran sungai, karena akan merusak ekosistem. Penggunaan alat berat juga merubah aliran sungai menjadi tak beraturan," jelasnya.

"DPRD sifatnya koordinasi dengan pemerintah daerah karena tidak punya kewenangan dalam menindak," sambungnya.

baca juga: Tingkatkan Kemampuan Perempuan, Yasmina Dirikan Sekolah Istri Teladan Sawahlunto

[Muhammad Haikal]

Penulis: Iwan R