Korban Longsor Limapuluh Kota Dimakamkan di Sungai Kemuyang

Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi melayat ke rumah korban longsor di daerahnya dan bertemu dengan keluarga korban.
Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi melayat ke rumah korban longsor di daerahnya dan bertemu dengan keluarga korban. (Humas Pemkab Limapuluh Kota)

LIMAPULUH KOTA , KLIKPOSITIF -- Jenazah korban Longsor di Nagari Sialang, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota yang bernama Rendi (16) akhirnya dikebumikan di Nagari Sungai Kemuyang, Kecamatan Luak, Senin 2 Juli 2018.

Rendi merupakan korban longsor di Mudiak Batang Paisi (Hulu Sopan Rondah), Jorong Ronah Bengkek, Nagari Sialang pada Sabtu, 30 Juni 2018 lalu. Selain Rendi, ada temannya yang bernama Frengki. Keduanya menjadi korban longsor akibat hujan deras di kawasan tersebut.

baca juga: BMKG Dorong Penelitian Megatrust dan Tsunami

Namun, Frengki yang berhasil selamat dalam kejadian itu dan langsung memberitahu warga sekitar. Sempat menghilang akibat longsor dan medan yang cukup sulit, korban akhirnya ditemukan pada Minggu 1 Juli 2018.

Bupati Limapuluh Kota , Irfendi Arbi mengaku prihatin atas kepergian Rendi, salah satu korban longsor yang meninggal atas peristiwa tersebut. Dia mengimbau masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota untuk meningkatkan kewaspadaan akan terjadinya bencana alam .

baca juga: Simak Penjelasan Geolog UGM Ini Terkait Ramai Isu Gempa Besar dan Tsunami di Jawa

Selain itu, dia menyebut, Kabupaten Limapuluh Kota pun terkenal dengan daerah yang rawan akan bencana longsor dan banjir bandang. Ditambah lagi, beberapa hari belakangan Kabupaten Limapuluh Kota mengalami cuaca ekstrim dan hujan deras.

"Kepada BPBD Limapuluh Kota diintruksikan untuk siaga dan selalu memantau terus kondisi wilayah, khususnya daerah-daerah yang rawan bencana longsor dan banjir serta puting beliung,” tutup Bupati .

baca juga: Truk Terguling, Flyover Bukittinggi Ditutup Sementara

[Ade Suhendra]

Penulis: Agusmanto