Sempat Dihentikan, Pencarian Korban Perahu Terbalik di Sijunjung Dilanjutkan

Sempat dihentikan, pencarian korban perahu terbalik di Sijunjung dilanjutkan hari ini.
Sempat dihentikan, pencarian korban perahu terbalik di Sijunjung dilanjutkan hari ini. (istimewa)

SIJUNJUNG , KLIKPOSITIF -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Sijunjung terus melakukan pencarian korban perahu terbalik, Asril Dambin (45). Pasalnya, Selasa 3 Juli 2018 pukul 21.00 WIB, pencarian korban dihentikan sementara.

Hardiwan melanjutkan, derasnya arus sungai dan malam menjadi alasan penghentian tersebut. "Derasnya arus sungai dan hari kian malam alasan penghentian sementara," tambahnya.

baca juga: Buka Seminar Hasil Penelitian Sejarah dan Budaya Kerajaan Jambu Lipo, Gubernur: Penting Bagi Generasi Muda

"Penghentian pencarian korban tersebut setelah adanya kesepakatan pemerintahan Nagari Padang Laweh, BPBD Kabupaten Sijunjung dan keluarga korban untuk dilanjutkan hari ini," kata Kepala BPBD Kabupaten Sijunjung , Hardiwan, Rabu 4 Juli 2018.

"Kita juga dibantu tim Basarnas dari Padang. Ada 30 personel dan empat perahu dari BPBD dan Basarnas. Selanjutnya, perahu warga juga melakukan penyisiran," lanjutnya.

baca juga: Gubernur Sumbar: Desa Adat Penjaga Adat dan Tradisi Minangkabau

Diketahui sebelumnya, Asril Dambin hilang setelah perahu yang ditumpanginya terbalik saat melintasi sungai Batang Ombilin Pulsu Basuang, Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung .

Asril Dambin menumpangi perahu bersama empat orang lainnya yakni, Baktri panggilan Pondok (56), Jumaidi panggilan Ijum (45), Sicuk (43) dan Widaya (15), semuanya warga Jorong Sungai Gemiri, Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung .

baca juga: BNPB Gelar Lomba Pasang Tenda dan Dapur Umum Lapangan BPBD se-Sumbar

"Mereka selamat karena berpengangan dengan pepohonan yang ada di pinggiran sungai," jelasnya. (*)

Penulis: Agusmanto