Rekapitulasi Suara Pilkada Sawahlunto: Incumben Kalah

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KOTA SAWAHLUNTO , KLIKPOSITIF -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sawahlunto melaksanakan rekapitulasi suara pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwako) Sawahlunto, Rabu 4 Juli 2018.

Rekapitulasi tersebut dilakukan dalam 'Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Sawahlunto Tahun 2018 di Tingkat Kota' di Hall Ombilin PT BA UPO, Sawahlunto.

baca juga: KPU Akan Coklit Sejumlah Penyanyi Minang, Ini Tujuannya

Dari pantauan KLIKPOSITIF , rapat pleno dimulai pukul 10.30 WIB, dengan dihadiri oleh Ketua KPU Sumbar Amnasmen, para komisioner KPU Kota Sawahlunto , Panwaslu Kota Sawahlunto , Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), saksi dari masing-masing paslon.

"Rekapitulasi ini belum penetapan resmi KPU. Rekapitulasi kami serahkan ke 3 tim Paslon untuk dipelajari oleh mereka, jika ada keberatan silahkan menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK)," kata Ketua KPU Kota Sawahlunto , Afdhal.

baca juga: Pilkada Pessel, Tim Rusma Yul Anwar Bantah Minta Miliaran Rupiah Pada Calon Pendamping

"Rentang rekapitulasi 4 hingga 6 Juli 2018, jika tidak ada gugatan dari salah satu tim Paslon, tanggal 10 Juli 2018 bisa dijadwalkan penetapan resminya," sambungnya.

Pada rapat pleno rekapitulasi KPU Kota Sawahlunto menetapkan perolehan suara masing-masing Paslon.

baca juga: Pastikan Data Pemilih, KPU Pessel Ajak Masyarakat Ikut Gerakan Klik Serentak Pilkada 2020

Dari hasil rekapitulasi, pasangan nomor urut 3 yakni Deri Asta dan Zohirin Sayuti meraih suara terbanyak yakni 16.319 suara dengan total seluruhnya 34.569 suara.

Kemudian disusul oleh incumben Ali Yusuf dan Ismed yang mendapatkan 11.681 suara, lalu di posisi ketiga terdapat Fauzi Hasan dan Dasrial Ery yang memperoleh 6.659 suara.

baca juga: Sempat Reaktif COVID-19, Hasil Swab Tiga Calon PPDP Negatif

"Diberitahukan pula, pada Pilkada tahun ini partisipasi pemilih mencapai 77,65 persen," pungkas Afdhal.

[Muhamad Haikal]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa