Baru! Jemaah Haji Indonesia Diberi Kacamata Hitam Selama di Tanah Suci

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Kementerian Kesehatan menyiapkan lebih dari 204.000 kacamata, sandal, payung, masker, tas, hingga water spray untuk para jemaah. Di antara barang-barang ini salah satu yang terpenting, jemaah haji dapat kacamata hitam.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Eka Jusuf Singka, penyiapan alat pelindung diri (APD) ini dalam rangka mengurangi risiko kesehatan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

baca juga: Arab Saudi Berencana Bangun Masjid di Payakumbuh, Biayanya Mencapai 290 Miliar

"Jadi jemaah haji akan diberikan payung, masker dan kacamata hitam supaya bisa melindungi diri dari debu dan panas saat beribadah di tanah suci," katanya dilansir dari Suara.com-jaringan Klikpositif.com.

Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan 66.300 sandal untuk menanggulangi kemungkinan jemaah haji kehilangan alas kaki selama beribadah di masjid.

baca juga: Dukung Penerbangan Garuda untuk Haji dan Umrah, Andre Rosiade Minta Komitmen Menteri BUMN

Hal ini berkaca dari penyelenggaraan haji beberapa tahun ke belakang, di mana jemaah haji yang kehilangan sandal harus bertelanjang kaki saat berjalan dan memicu luka yang mengganggu kekhusukan beribadah.

"Petugas akan berjaga di masjid untuk menyiapkan sandal, karena jemaah banyak kehilangan sandal akibat lupa menaruhnya. Akhirnya mereka berjalan tanpa pakai alas. Kena aspal 'kan panas dan luka," tambah dia.

baca juga: Kemenkes Terbitkan SE, Biaya RT-PCR Hasil Cepat Tidak Boleh Lampaui Tarif Tertinggi

Tak hanya itu, jemaah juga akan diberikan water spray untuk menyegarkan wajah mengingat cuaca di Tanah Suci mencapai 53 derajat Celcius. Eka mengatakan pemberian APD ini merupakan hasil dari evaluasi penyelenggaraan ibadah haji beberapa tahun belakangan.

"Kami ingatkan juga pada jemaah untuk jaga kondisi. Kalau lelah berhenti, karena haji adalah arafah. Jadi jangan sampai sebelum arafah sakit dan di sana hanya jadi penghuni klinik. Kita harapkan alat pelindung diri ini bisa membantu jemaah menjaga kondisinya," tutupnya kemudian.(*)

baca juga: Ini Ketentuan Biaya RT-PCR yang Hasilnya Selesai Lebih Cepat

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa