Puluhan Kelompok Randai Ambil Bagian dalam Festival Randai 2018 di Sawahlunto

Penampilan dalam Festival Randai 2018
Penampilan dalam Festival Randai 2018 (Ist)

SAWAHLUNTO , KLIKPOSITIF -- Puluhan kelompok randai dari berbagai sekolah dan sanggar di Kota Sawahlunto ikut ambil bagian dalam Festival Randai 2018 yang dilaksanakan 26-28 Juli 2018 di Gedung Pusat Kebudayaan, Sawahlunto .

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Kebudayaan Peninggalan Bersejarah dan Permeseuman Kota Sawahlunto , Marwati mengatakan festival randai merupakan salah satu langkah dalam mengembangkan dan melestarikan seni asli Minangkabau pada generasi penerus supaya tidak terlupakan dengan pengaruh perkembangan zaman.

baca juga: Warga Sawahlunto yang Nikah Siri Kini Bisa Urus Administrasi Kependudukan Untuk Anak, Ini Syaratnya

Hingga saat ini, telah mendaftar sebanyak 29 tim randai dari berbagai tingkat, diantaranya 12 tim randai ditingkat umum, 10 tim dari SMP dan SD 9 tim.

"Semoga tiga hari kedepan mereka bisa menampilkan aksi terbaiknya dan bisa mengaplikasikan pesan pesan moral yang tertanam dalam randai tersebut," katanya.

baca juga: Andre Rosiade Minta Menteri BUMN Percepat Pengalihan Lahan PTBA di Sawahlunto

Salah seorang juri randai, Zulkifli mengatakan, festiva ini bukan hanya sekedar mencari perandai berbakat, namun lebih pada pelestarian seni asli minang.

"Melestarikan seni asli tradisi Minang, merupakan konsep utama pada pergelaran festival randai ini," ujar Dosen ISI Padang Panjang itu.

baca juga: Bahas Pengalihan Aset Pascatambang, Andre Rosiade Fasilitasi Wako Sawahlunto Bertemu Dirut Mind ID-PTBA

Disebutkannya, dalam penampilan randai jangan sampai menampilkan randai kreasi, randai yang menghilangkan konsep asli tujuan randai tersebut.

"Bukan berarti penampilan randai ini tidak berkreasi, namun kreasinya tersebut harus tidak menghilangkan maksud dan tujuan asli randai itu sendiri," ujarnya.

baca juga: Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau Launching Buku Saudagar Emas Minangkabau

[Muhammad Haikal]

Penulis: Rezka Delpiera