Jemaah Sakit Mulai Dipindah ke Makkah

Ilustrasi
Ilustrasi (Kemenag)

KLIKPOSITIF -- Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) mulai mengevakuasi beberapa jemaah yang sakit menuju ke Makkah. Jemaah yang dievakuasi berasal dari Embarkasi JKG 01, PDG 01, SUB 10, dan JKS 10.

"Hari ini kita telah mengevakuasi pasien yang dirawat di KKHI Madinah untuk diberangkatkan ke Makkah dengan transit di Bir Ali," kata Direktur KKHI, dr. M. Yanuar Fajar di KKHI Madinah, Arab Saudi.

baca juga: PPKM Efektif Turunkan Kasus dan Menghambat Laju Penyebaran Covid-19 di Luar Jawa Bali, Realisasi PEN Capai Rp404,70 Triliun

Yanuar mengatakan, ada empat jemaah yang terdata akan dievakuasi. Ketiga jemaah mengalami disorientasi, sedangkan satu jemaah menderita neuro psikiatrik

"Insya Allah akan kita berangkatkan menuju Makkah menggunakan dua ambulans. Jumlahnya empat orang dengan satu pendamping jadi total lima orang," ujar Yanuar.

baca juga: Akui Ada Hambatan Kegiatan Ekspor Semenjak Pandemi Covid-19, Ini Langkah Menhub Pulihkan Kegiatan Perekonomi

Menurut Yanuar, jemaah yang sakit setiap hari diperiksa dan dievaluasi. Jika hasilnya tidak memungkinkan jemaah tersebut kembali ke kloternya, maka perlu dilakukan evakuasi menggunakan ambulans.

Jemaah yang sakit tetap melakukan transit di Bir Ali untuk melakukan miqat dan niat berihram. “Meski belum pulih, jemaah tersebut tetap melakukan niat ihram di Bir Ali. Namun, setibanya di Makkah mereka tidak langsung melakukan umrah sebagai rangkaian Haji Tamattu. Mereka masih perlu menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis KKHI Makkah,” ujar Yanuar.

baca juga: Pengamat Sosial Sebut Putusan PK Bupati Pessel Pertaruhan Legitimasi hukum dan Upaya Mewujudkan Keadilan Sosial

Seperti diketahui, sejak dibuka 17 Juli lalu, KKHI Madinah telah merawat 174 pasien, 81 diantaranya pasien rawat inap. Umumnya mereka mengalami dehidrasi, jantung. Hipertensi, hingga asma. (*)

Penulis: Eko Fajri