Dinas Sosial Pasaman Dirikan Dua Unit Tenda Darurat di Lokasi Bencana

Akibat angin kencang dan hujan deras di Pasaman
Akibat angin kencang dan hujan deras di Pasaman (Ist)

PASAMAN , KLIKPOSITIF -- Dinas Sosial Kabupaten Pasaman , Sumbar mendirikan dua unit tenda darurat di lokasi bencana angin kencang disertai hujan yang merusak puluhan rumah warga di Kampung Lambak Nagari Panti Timur Kecamatan Panti yang terjadi pada Rabu, 1 Agustus 2018.

"Dua unit tenda darurat berukuran besar gunanya untuk posko bencana dan penampungan korban terdampak angin kencang disertai hujan di daerah ini," kata Kepala Dinas Sosial Pasaman , Efka Emi ketika dikonfirmasi KLIKPOSITIF , Kamis 2 Agustus 2018.

baca juga: Dewas Tolak RKP 2022 Direksi PDAM Pessel, Ini Alasannya

BACA JUGA:  Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Pasaman

Jumlah rumah yang rusak akibat bencana angin kencang di Jorong Lundar dan Lambak sebanyak 45 unit. Ada tiga unit rumah yang parah dan tidak bisa dihuni pemiliknya.

baca juga: Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Hampir 80 Persen, Presiden: Semoga Bisa Diuji Coba Akhir Tahun

"Tiga Kepala Keluarga tersebut malam tadi telah berikan bantuan berupa alat-alat dapur, pakaian dan lainnya. Ini baru bantuan sementara untuk korban bencana angin kencang" sebut Efka Emi.

Menurut Efka, hari ini tim Dinas Sosial akan turun kembali melakukan pendataan 45 unit rumah yang rusak tersebut. Lalu mencatat apa yang dibutuhkan oleh korban bencana untuk saat ini.

baca juga: Tertinggi dalam 15 Tahun Terakhir, Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Capai 35,34 Miliar Dolar AS

"Kita perlu data dulu, apa yang dibutuhkan baru nanti kita antarkan bantuannya. Soal beras, kita tanya dulu warga, apakah mereka butuh sebab perkampungan itu merupakan lumbung beras" jelasnya.

45 unit rumah yang rusak tersebut terdapat di dua kejorongan yakni Jorong Lundar 23 unit dan Jorong Lambak 22 unit. Saat ini tim gabungan masih melakukan pembersihan dan evakuasi barang-barang warga ke tempat yang lebih aman. (Man St Pambangun)

baca juga: Pariaman Terpilih Sebagai Salah Satu Kota Smart City

Penulis: Eko Fajri