Pemprov Sumbar Ingatkan Masyarakat untuk Waspadai Hoaks

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Jasman Rizal mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai hoaks jelang Pemilu Serentak 2019. Menurutnya, gesekan antar masyarakat bisa terjadi akibat hoaks , oleh sebab itu masyarakat harus teliti membaca dan menyebarkan berita.

"Jangan sampai kita terprovokasi hoaks jelang pemilu ini. Kita mesti menyaring berita terlebih dahulu sebelum menyimpulkan sesuatu, agar nilai-nilai keharmonisan di tengah masyarakat tetap terjaga," kata Jasman Rizal saat Pertemuan Badan Koordinasi Humas 2018 yang digelar Pemkab 50 Kota di Aula Kantor Bupati Lama, Senin 6 Agustus 2018.

baca juga: Tangkal Hoaks, DPR Minta Kemenkominfo Edukasi Masyarakat

Ia memprediksi, penyebaran hoaks melalui media sosial akan semakin masif hingga 2019. Pihaknya juga mengimbau pemerintah daerah melalui peran kehumasan agar melakukan sosialisai anti hoaks .

"Penyebar hoaks dapat dijerat dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sebelumnya Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo menyampaikan ada beberapa ciri-ciri hoaks yaitu setelah membaca sebuah berita bisa mengakibatkan kecemasan, kebencian dan permusuhan," ujar Jasman di hadapan Humas OPD di Lingkungan Pemkab Limapuluh Kota

baca juga: Fadli Zon Semprot Staf Ahli Kemenkominfo: Kita Harus Bedakan Hoaks dan Percakapan

Lebih lanjut dikatakannya, ciri-ciri hoaks lainnya adalah sumber beritanya tidak jelas, medianya tidak terverifikasi, tak berimbang, dan cenderung menyudutkan pihak tertentu. Kemudian hoaks juga bermuatan fanatisme atas nama ideologi, judul dan pengantarnya provokatif, memberikan penghukuman serta menyembunyikan fakta dan data.

[Ade Suhendra]

baca juga: Warga dan Perantau Minang 'Panas Hati' Nasrul Abit Difitnah Keturunan PKI

Penulis: Iwan R