Tata Kelola Meningkat, Pemerintah Dukung RS TNI Jadi Badan Layanan Umum

Sri Mulyani Indrawati
Sri Mulyani Indrawati (Kemenkeu)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Pemerintah, mendukung Rumah Sakit (RS) Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) menjadi Badan Layanan Umum (BLU) karena mencerminkan tata kelola yang terus meningkat.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. Menurut dia, sejauh ini RS TNI telah bisa memaksimalkan penerimaannya.

baca juga: Rumah Sakit Indonesia Dilaporkan Rusak Akibat Serangan Pasukan Israel di Gaza

"Pertama kemampuan untuk mengelola resources sumber daya yang ada. Kedua, memaksimalkan penerimaan untuk investasi di dalam rumah sakit itu sendiri dan tentu bisa mengembangkannya," jelas dia.

Diketahui, pada Senin 6 Agustus 2018 kemarin telah ditetapkan 5 RS TNI Angkatan Darat, 1 RS TNI Angkatan Laut dan 1 RS TNI Angkatan Udara menjadi Badan Layanan Umum.

baca juga: Realisasi Anggaran Vaksin Covid-19 Telah Capai Rp6,92 Triliun

Penetapan ini membuat TNI dan Kemenhan memiliki 8 rumah sakit yang berstatus BLU karena Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto sudah ditetapkan menjadi BLU sejak tahun 2016. 

Menkeu mencontohkan 2 rumah sakit yang mampu meningkatkan tata kelolanya yaitu RS Karyadi dan RS Jantung Harapan Kita yang sudah memperbaiki seluruh tata kelolanya sehingga sekarang bisa membuat investasi untuk pembiayaan operasional yang modalnya dari PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) mereka sendiri.

baca juga: Ada Tank Cegat Mudik di Perbatasan Jabar, Ini Penjelasan TNI

Sri Mulyani sendiri mencatat, saat ini ada 161 RS di bawah Kemenhan dan baru 8 yang sudah menetapkan pola keuangan BLU.

Oleh karena itu, pemerintah mendorong RS lainnya untuk mampu menjadi mandiri melalui penetapan pola keuangan BLU dengan menerapkan prinsip-prinsip bisnis yang sehat.(*)

baca juga: TPNPB Dilabel Terorirs oleh Pemerintah, Komnas HAM Sebut Persulit Upaya Damai

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa