Rayakan Hut RI, Bendera Merah Putih Akan Dikibarkan di Bawah Laut Sungai Pinang

Seorang penyelaman Indrawati Mantari saat upacara bawah laut 2014 lalu di Sungai Pinang, Kawasan Wisata Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan.
Seorang penyelaman Indrawati Mantari saat upacara bawah laut 2014 lalu di Sungai Pinang, Kawasan Wisata Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan. (David Hidayat / ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pada Jumat (17/8) dalam perayaan Hut RI ke-73, pada kedalaman 10 hingga 15 meter bendera merah putih akan dikabarkan di laut Sungai Pinang (Kawasan Wisata Mandeh), Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

Kegiatan upacara bendera bawah laut tersebut digagas kelompok pecinta laut dan pariwisata Andespin (Anak Desa Sungai Pinang) dengan melibatkan 30 penyelam dari Andespin, Lantamal ll, UKM Diving Proklamator UBH, Diving Club UNP, Minangkabau Diver.

baca juga: Banyak Faktor Pengaruhi Pemulihan Ekonomi Global, Menkeu: Salah Satunya Vaksinasi dan Dukungan Fiskal

Ketua Kelompok Andespin, David Hidayat kepada KLIKPOSITIF mengatakan, prosesi upacara bendera dilakukan di pagi hari sekitar pukul 07.30 WIB dengan beberapa rangkaian kegiatan pelepasan sebelum menyelam.

"Serangkaian kegiatan akan dilakukan sebelum menyelam seperti pelepasan oleh perwakilan Lantamal II Padang beserta Walinagari," ujarnya, saat dihubungi KLIKPOSITIF , Kamis, 16 Agustus 2018.

baca juga: Kemenperin: Produk Olahan Singkong, Panganan dan Camilan Premium Digemari di Banyak Negara Eropa dan Amerika

Pria yang biasa dipanggil David Andespin itu menuturkan, kegiatan serupa juga pernah dilaksanakan pada tahun 2014 dan 2016 lalu. Hal itu sebagai bentuk memperingati HUT kemerdekaan Indonesia ke 73, kecintaan kepada NKRI dan membangkitkan kembali nasionalisme kebangsaan masyarakat terutama Sungai Pinang.

"Kami ingin beda sesuai dengan hobi dan pekerjaan yang kami tekuni," katanya.

baca juga: Ini Syarat Rumah Subsidi Hingga Dokumen Pendukung yang Perlu Anda Tahu

Alunmi Perikanan UBH itu berharap kegiatan tersebut bisa memancing pengunjung untuk berwisata ke Mandeh khusus Sungai Pinang. Selain upacara Andespin sejak 2016 lalu telah aktif melakukan kegiatan penyelamatan laut seperti transplantasi terumbu karang, penanaman mangrov dan mendidik anak-anak serta masyarakat untuk menjaga laut.

"Laut bukan tong sampah, stop buang sampah ke laut," tegasnya, saat mencontohkan selogan Andespin yang diajarkan kepada anak didik dan masyarakat di Sungai Pinang. (Joni Abdul Kasir)

baca juga: Tercatat 76.617 Pelajar Ikuti Kompetisi Sains Madrasah Sejak Awal Tahun

Penulis: Eko Fajri