Bupati Agam: Jumlah Hewan Kurban Meningkat, Perputaran Uang Capai Rp 80 Miliar

Salat Idul Adha di Halaman Kantor Bupati Agam
Salat Idul Adha di Halaman Kantor Bupati Agam (AMC)

AGAM , KLIKPOSITIF -- Ribuan warga melaksanakan Sholat Idul Adha 1439 Hijriyah, bersama Bupati Agam Indra Catri dan Forkopimda di Halaman Kantor Bupati Agam , Rabu (22/8).

Bertindak sebagai imam adalah Ihsan Nuzula dan Khatib, Yasmadi. Terpisah, waktu bersamaan Wakil Bupati Agam Trinda Farhan juga diundang sebagai khatib di Balai Limo Nagari Biaro Kecamatan Ampek Angkek.

baca juga: Ini Momen Habib Ali Menangis Bertemu Rizieq Sepulang dari Mekkah

Dalam kutbahnya, khatib mengajak masyarakat agar senantiasa ikhlas dalam melakukan apapun, rela menyisihkan sebagian rejeki untuk berqurban, sebagaimana cerita tentang keteladanan Nabi Ibrahim pada masanya.

“Karena hakikat kurban, bukan untuk menyembelih hewan ternak. Tapi, bagaimana menanggalkan sifat-sifat “kebinatangan”, menghilangkan dan menghabiskan sifat rakus dari manusia itu sendiri,” ujar khatib.

baca juga: Wabup Agam Launching GJB di Tanjung Mutiara

Pada kesempatan itu, bupati juga mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih, agar berkurban, dan menunaikan ibadah haji bagi yang mampu.

“Mari kita manfaatkan momen ini untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan solidaritas diantara sesama,” ajak bupati.

baca juga: UPT BLK Agam Buka Pendaftaran Pelatihan 7 Kejuruan, Ini Jadwalnya

Bupati menyebutkan, jemaah haji di Kabupaten Agam dari tahun ke tahun mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Tercatat tahun 2018, total jemaah haji sebanyak 462 orang. Kenaikan ini juga diikuti dengan jumlah penyembelihan hewan kurban .

Tercatat pada 2018, ada sekitar 5.006 ekor sapi dan 288 ekor kambing, dibanding tahun 2017, hanya 4.966 ekor sapi dan 189 ekor kambing.

baca juga: Disdukcapil Agam Lanjutkan Siskamling di Masa Pandemi

“Setelah dikalkulasikan, sekitar 80 miliar lebih dana yang dikurbankan masyarakat untuk membeli hewan ternak. Tentu ini memberikan dampak positif bagi petani ternak,” jelas bupati.

Adanya peningkatan jumlah jemaah haji, bisa dipahami bahwa kesholehan individu dan kesholehan sosial masyarakat Agam semakin baik demikian juga dari sisi ekonomi.

Setelah pelaksanaan sholat Idul Adha , rombongan bersalam-salaman dengan seluruh masyarakat lalu dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama masyarakat. [AMC]

Penulis: Rezka Delpiera