Ini Kata MUI Sumbar Terkait 'Pembatalan' UAS di Beberapa Daerah

Ketua Majelis Ulama Sumatera Barat, Gusrizal Gazahar  saat Penandatanganan MoU pemilu yang aman di Sumatera Barat
Ketua Majelis Ulama Sumatera Barat, Gusrizal Gazahar saat Penandatanganan MoU pemilu yang aman di Sumatera Barat (KLIKPOSITIF/ Halbert)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ketua Majelis Ulama Sumatera Barat, Gusrizal Gazahar mengatakan bahwa "pembatalan" terhadap ustad Abdul Somad di beberapa daerah di Indonesia merusak demokrasi.

"Jika ada penolakan semacam itu, membuat kita malu sebagai ummat Islam dari parameter apa pun. Dari parameter berdemokrasi jadi aneh, dari konsep keislaman juga sangat tidak patut," ujarnya saat diwawancarai di Mapolda Sumbar , Kemarin (Selasa 4 September 2018).

baca juga: Wapres: 40 Persen Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah untuk UMKM

Ia mengatakan bahwa tindakan intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap taushiyah tersebut sangat tidak baik dan tidak sesuai dengan aturan apa pun yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Masa dakwah dihalangai, dicurigai, itu kan hal yang tidak wajar. Kalau ada hal yang tidak sependapat, ranahnya bukan ranah cegat-mencegat," lanjutnya.

baca juga: Diubah Pemerintah, Ini Daftar Lengkap Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021

BACA JUGA:  UAS Disarankan Segera Lapor Polisi, Karena Hal Ini

Ia mengatakan bahwa dirinya nanti akan menemui UAS yang sedang dicekal di beberapa daerah di Indonesia untuk membicarakan hal tersebut.

baca juga: Putus Mata Rantai Covid-19, Bupati Solsel: Satu Bulan Kedepan Vaksin Harus Tuntas

"Nanti saya akan temui UAS dan akan membicarakan terkait hal tersebut agar permasalahannya bisa terselesaikan," sambungnya.

Sebelumnya, dalam akun Instagramnya Ustaz Abdul Somad menulis "Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap taushiyah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara dan Semarang. Beban panitia yang semakin berat. Kondisi psikologi jamaah dan saya sendiri. Maka saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogjakarta". Diantaranya pada September di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, Kediri, Oktober di Yogjakarta, dan pada Desember janji dengan Ustad Zulkifar di daerah Jawa Timur.

baca juga: Wawako Payakumbuh Motivasi Atlet Kempo Sumbar Jelang Tampil di PON

Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi dan mohon didoakan selalu.[Halbert Caniago]

Penulis: Eko Fajri