Polres Pasbar Bekuk Bandar Narkoba di Jorong Sariak

Tersangka beserta barang bukti yang diamankan polisi
Tersangka beserta barang bukti yang diamankan polisi (KLIKPOSITIF/Hasby Tan Mudo)

PASBAR , KLIKPOSITIF -- Polres Pasaman Barat ( Pasbar ) meringkus seorang bandar narkoba di Jorong Sariak Kecamatan Luhak Nan Duo Pasbar . Tersangka merupakan warga Jorong Kapar Utara Nagari Kapar, Kecamatan Luhak Nan Duo, bernama Wafirman alias bejok (35).

Wakapolres Pasaman Barat Kompol Irvan Coa menyebut, tersangka dibekuk pada Kamis 6 September 2018 malam. Dari tersangka, polisi mengamankan barang bukti sebanyak 2 kilogram ganja , dengan rincian dua paket besar, enam paket sedang, empat belas paket kecil, satu plastik sedang yang belum di paket.

baca juga: Pasien Positif Corona Bertambah Dua Kasus di Pasaman Barat

Selain itu, polisi juga amankan satu unit handphone, berserta sejumlah uang dan timbangan.

Wakapolres menjelaskan, untuk menangkap tersangka pihaknya menggunakan strategi undercover buy, dengan arti kata, petugas melakukan penyamaran dan pura-pura menjadi pembeli narkoba untuk menjebak tersangka.

baca juga: Lolos Saat Penangkapan Pengedar Sabu, TM Kini Jadi Buronan Polisi Pariaman

Rencana tersebut berhasil dan ketika tersangka ditangkap di Jorong Sariak, petugas menemukan setengah kilogram ganja kering. Tak sampai di sana, petugas kemudian membawa tersangka ke rumahnya di Jorong Kapar Utara. Saat menggeledah rumah tersangka, polisi kembali menemukan satu setengah kilogram ganja kering siap edar.

Wakapolres mengatakan, tersangka merupakan Target Operasi (TO) Satnarkoba Polres Pasaman Barat sejak beberapa waktu belakangan. 

baca juga: BNNK: Pasbar Bukan Lagi Daerah Perlintasan, Tetapi Sudah Sebagai Tempat Peredaran

Kepada petugas kepolisian, tersangka mengaku mendapatkan ganja kering tersebut dari rekannya di daerah Panyabungan, Sumatera Utara. Tersangka mengaku sudah menjalankan bisnis haram tersebut sejak satu tahun belakangan ini. Tersangka juga mengaku, selama ini hasil penjualan ganja di gunakan untuk memenuhi kebutuhan harian dan keluarganya.

"Tersangka dijerat Undang-undang Narkotika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun kurungan penjara," jelas Wakapolres Irvan Coa.

baca juga: Bawa Sabu dan Ekstasi, Dua Pengangguran Diciduk Polisi di Solok

[Hasby Tan Mudo]

Penulis: Iwan R