Polres Padang Pariaman Gagalkan Peredaran 1 Kg Ganja, Dua warga Kayu Tanam Ditangkap

Puluhan paket ganja diamankan polisi dari dua orang pengedar di kawasan Kayu tanam, kabupaten Padang Pariaman
Puluhan paket ganja diamankan polisi dari dua orang pengedar di kawasan Kayu tanam, kabupaten Padang Pariaman (ist)

PADANGPARIAMAN, KLIKPOSITIF Dua orang pengedar 1 kilogram ganja kering diringkus aparat kepolisian Polres Padangpariaman, Jumat, 14 September 2018 dinihari sekitar pukul 01.00 WIB.

Selain meringkus kedua pengedar yang diketahui bernama Iswanto (34) dan Julnaldiar (24) itu, polisi juga mengamankan barang bukti ganja seberat 1 kilogram dari tangan kedua tersanga.

baca juga: Polisi Pasbar Blender 64,61 Gram Sabu

Kini, kedua tersangka yang merupakan warga Kecamatan 2x11 Kayu Tanam itu sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Padangpariaman. Keuduanya terancam hukuman pidana penjara minimal 5 tahun.

“Keduanya dijerat dengan UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Kini kasusnya masih kami kembangkan,” kata Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho saat dihubungi KLIKPOSITIF .com via handphone, Jumat siang.

baca juga: Hendak Bertransaksi Dengan Calon Pembeli, Pengedar Sabu di Pasbar Dibekuk Polisi

Kedua pengedar ganja itu, jelas Rizki, ditangkap di kawasan Padang Lapai, Nagari Guguak, 2×11 Kayu Tanam. Keduanya ditangkap setelah adanya informasi dari masyarakat bahwa keduanya diduga menjadi pengedar ganja .

Kemudian, petugas langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan cara mengumpulkan bukti-bukti keterlibatan keduanya. “Setelah bukti cukup, Kasat Resnarkoba Iptu Edi Harto bersama anggotanya, langsung melakukan penangkapan,” ujarnya.

baca juga: Akses Utama, Masyarakat Berharap Pengerjaan Jembatan yang Ambruk di Kayu Gadang Padang Pariaman Segera Selesai

Kedua pengedar itu, sebutnya, ditangkap di dua lokasi berbeda. Pertama yang ditangkap adala Iswanto. Dia ditangkap saat nonon televisi di sebuah warung. Saat ditangkap, Iswanto tak mengakui sebagai pengedar ganja .

“karena tak mengaku, petugas kemudian melakukan penggeledahan dan ditemukan 1 paket kecil ganja di saku celananya. Setelah itu, barulah Iswanto mengakui perbuatannya,” tutur Rizki.

baca juga: Kapolri Nyatakan Polisi Terjerat Narkoba Harus Hukuman Mati

Kepada petugas, sebutnya, Iswanto juga menyebut bahwa juga ada beberapa ganja lainnya yang disimpan di dalam tas yang diletakkannya di dekat Pos Ronda yang tak jauh dari warung tersebut. Lalu, petugas menggiring Iswanto ke Pos Pemuda tersebut.

“Di dalam tas yang ada di Pos Pemuda itu, ditemukan paket ganja sebanyak 28 paket kecil dan 1 paket ukuran besar yang dibungkus dengan lakban warna kuning. Iswanto mengaku bahwa semua paket ganja itu didapat dari Julnaldiar,” bebernya.

Dinihari itu juga, tambah Rizki, petugas langsung menangkap Julnaldiar di rumah mertuanya di Korong Balah Air, Nagari Kayu Tanam. Bahkan saat ditangkap, Julnaldiar juga mengaku bahwa masih ada beberapa paket lainnya disembunyikan di belakang rumah orangtuanya di Korong Pasa Surau, Nagari Guguak.

“Petugas kemudian juga menggiringnya untuk mengambil barang bukti ganja tersebut. Jumlahnya, 4 paket sedang dan 13 paket kecil. Jadi, total semua barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka, lebih kurang 1 kilogram,” pungkas Rizki.(*)

Penulis: Riki S