Polres Bukittinggi Pantau Penyebaran Berita Hoaks di Media Sosial

Polisi Bukittinggi siap mengamankan Pemilu serentak 2019
Polisi Bukittinggi siap mengamankan Pemilu serentak 2019 (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF -- Kepolisian Resort Kota Bukittinggi menggelar operasi Mantap Brata yang digelar mulai 20 September 2018 hingga 21 Oktober 2019 atau selama 397 hari ke depan.

Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana mengatakan operasi Mantap Brata diadakan serentak di seluruh Indonesia untuk mengamankan Pileg dan Pilpres 2019 yang waktunya bersamaan.

baca juga: Anggota Moge Keroyok TNI, PN Bukittinggi Vonis BS 3 Bulan Penjara

" Pemilu 2019 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik karena untuk pertamakalinya Pileg dan Pilpres dilaksanakan serentak. Tentu kita harus pelihara kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat)," sebut Kapolres, Rabu 19 September 2018.

Arly mengatakan, pihaknya akan memberi perhatian penuh terhadap hal yang mengganggu jalannya pesta demokrasi itu di Bukittinggi .

baca juga: Dukung Erman Safar di Pilkada Bukittinggi, Ini Penjelasan UAS

"Pemanfaatan politik identitas, penyebaran isu-isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa dan berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat. Kita tak ingin itu terjadi," ujarnya.

Kapolres mengatakan, itu juga termasuk di media sosial.

baca juga: Pilkada Bukittinggi, UAS Dukung dan Doakan Erman Safar-Marfendi

"Ujaran kebencian dan hoaks , itu akan kita pantau, selalu kita pantau. Nanti kita pilah-pilah mana yang masuk kategori penghinaan maupun terkait pemilu, itu masuk dalam UU ITE," ucapnya.

Ia mengharapkan semua pihak mau saling menjaga perdamaian demi lancarnya pesta demokrasi ini.

baca juga: Sempat Dihantam Longsor, Ini Kondisi Terkini Jalan Lintas Bukittinggi-Medan

"Masyarakat Bukittinggi cerdas, rasanya tak akan terpecah belah," pungkasnya.

[Hatta Rizal]

Penulis: Iwan R