Pengamat: Tingkah Bupati Pesisir Selatan Bisa Bikin Situasi Tidak Kondusif

Potongan cuplikan video saat Hendrajoni menegaskan bantuan sosial di Pesisir Selatan dari Joko Widodo
Potongan cuplikan video saat Hendrajoni menegaskan bantuan sosial di Pesisir Selatan dari Joko Widodo (Dok.Klikpositif)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pengamat politik dari Universitas Andalas merespon potongan video Bupati Pesisir Selatan yang menyerahkan bantuan sosial pada sejumlah pihak dan mengatasnamakannya dari Joko Widodo.

Video berdurasi 40 detik tersebut jadi viral di linimasa media sosial dan mendapatkan banyak kritik dari warganet.

baca juga: Sempat Tersendat, Saat Ini Pesanan Estalase di Pessel Mulai Laris Manis

Terkait dengan video yang beredar tersebut, pengamat Najmudin Rasul menilai bahwa tingkah Bupati Pesisir Selatan , Hendrajoni tersebut bisa membuat situasi tidak kondusif di tengah masyarakat.

"Aksi tersebut cerminan kurang pahamnya Bupati Pesisir Selatan dengan etika politik. Apalagi, UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 Ayat 2 melarang tim kampanye mengikutsertakan pejabat negara, struktural dan sebagainya," katanya, Rabu 26 September 2018 pada KLIKPOSITIF .

baca juga: Diluncurkan Kemendes, Pessel Kini Miliki Tiga Kampus Nagari

Menurutnya, sebagai Bupati, Hendrajoni seyogyanya harus netral dalam bersikap. "Sebagai kepala daerah dan aktor politik, harusnya dia ( Hendrajoni , red) membuat suasana politik kondusif, bukan sebaliknya," ujar dia.

Baca Juga:  Video Bupati Pessel Soal Bantuan Jokowi Viral, Bawaslu Akan Lakukan Penelusuran

baca juga: Tahun Ini, Hewan Kurban di Pessel Berkurang

Di sisi lain, katanya, "Bawaslu juga harus pro aktif mencari kebenaran video ini."

Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni saat dikonfirmasi hanya menjawab singkat soal video tersebut. Dia tidak menjelaskan kapan dan lokasi kegiatan. Namun, dirinya membantah berkampanye kepada ASN.

baca juga: Pemkab Pessel Kucurkan Rp6,7 Miliar untuk Bangun Gedung Penyakit Paru di RSUD Painan

"Bantuannya untuk Wali Nagari dari Pemerintah Pusat. Bukan untuk PNS," kata Hendrajoni .

Baca Juga:  Soal Video Bantuan Jokowi yang Viral, Bawaslu Sumbar Akan Periksa Bupati Pessel

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan pun juga belum mau berkomentar banyak terkait viralnya video tersebut. Pihaknya juga belum menggubris apakah itu termasuk pelanggaran kampanye atau bukan.

"Bawaslu Pesisir Selatan sedang menelusuri informasi tentang video yang beredar," jawab Ketua Bawaslu Pesisir Selatan , Erman Wadison.

Sebelumnya, video Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni yang terang-terangan meminta oknum berpakaian ASN untuk mendukung Jokowi, viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 40 detik itu, Hendrajoni tampak menekankan, agar penerima bantuan mengingat-ingat Jokowi sebagai pemberi bantuan tersebut.

"Ini dari siapa?", tanya Hendrajoni dalam cuplikan video tersebut. Lalu dijawab "dari Jokowi". "Tau kan Jokowi? ingat ya," "Bantuan sarana dan prasarana destinasi wisata sebesar Rp320 juta, darimana bantuan ini? dari? Joko Widodo, ya," kata Hendrajoni secara berulang-ulang.

[Cecep Jambak]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa