Menlu Intensifkan Koordinasi Selamatkan Sandera di Filipina

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (ANTARA FOTO)

KLIKPOSITIF - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengintensifkan koordinasi dengan Menlu Filipina Jose Rene Almendras dengan mengunjungi Filipina untuk menyelamatkan sepuluh Anak Buah Kapal (ABK) WNI yang di sandera.

Juru Bicara Kemlu RI Armanatha Nasir menyampaikan Menlu Retno berkunjung ke Filipina untuk berkoordinasi langsung dengan Menlu Almendras pada Jumat (1/4).

baca juga: Marc Klok akan Jadi WNI, Akankah Masuk Skuad Timnas Indonesia?

Namun, Jubir Kemlu menolak menjelaskan hasil-hasil pertemuan tersebut dengan alasan informasi terkait penyanderaan berasal dari satu pintu. "Komunikasi dengan pemerintah Filipina terus berlangsung, saatnya nanti yang bisa disampaikan ke teman-teman pasti akan kita sampaikan," katanya.

Sementara itu, Menlu Retno telah melaporkan hasil kunjunganya pada presiden. "Intinya bahwa kami dari pemerintah secara terkoordinir bekerja terus dengan pemerintah Filipina dalam upaya pembebasan sepuluh ABK tersebut, dan sekali lagi keselamatan ABK menjadi acuan utama dari semua opsi yang masih terbuka ini," ungkapnya.

baca juga: Satu WNI Sandera Abu Sayyaf Meninggal Dunia Ditengah Baku Tembak di Filipina, Kondisi Empat Lainnya Belum Diketahui

Sebelumnya, Menlu RI telah mengetahui posisi dan kondisi sepuluh WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf. Kemlu menerima informasi pada Senin (28/3) bahwa pembajakan terhadap Kapal Tunda Brahma 12 dan Kapal Tongkang Anand 12 yang berbendera Indonesia terjadi dalam perjalanan dari Sungai Puting Kalimantan Selatan menuju Batangas, Filipina Selatan.

[Ant]

baca juga: Terungkap, Awal Mula Syekh Ali Jaber Putuskan Jadi WNI

Penulis: Fitria Marlina