Pemprov Sumbar Kirim 1,2 Ton Rendang dan Uang Rp1 Miliar ke Palu

1 Ton Rendang yang akann dikirimkan Pemprov Sumbar ke Palu untuk membantu korban gempa dan tsunami
1 Ton Rendang yang akann dikirimkan Pemprov Sumbar ke Palu untuk membantu korban gempa dan tsunami (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengirim 1,2 ton Rendang dan uang Rp1 miliar untuk korban gempa bumi dan Tsunami di Palu dan Donggala.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, Rendang akan dikirim hari ini dengan berkoordinasi pihak penerbangan. Pengiriman Rendang akan didampingi oleh beberapa orang petugas dari BPBD Sumbar.

baca juga: Wagub Nasrul Abit Apresiasi PNM sebagai Penyelamat UMK Ditengah Pandemi COVID-19

"Kami berharap bisa sampai secepatnya. Kendala saat ini pesawat pengiriman, untuk itu kami akan berkoordinasi dengan pihak penerbangan. Insyaallah besok sampai dan bisa dibagikan ke warga disana," katanya, Rabu, 3 Oktober 2018 di Padang.

Alasan pemerintah mengirimkan Rendang ke Palu adalah karena makanan tersebut bisa bertahan lama, sehingga dengan kendala apapun, korban gempa tetap bisa makan.

baca juga: Wagub Sumbar Jemput Aspirasi Masyarakat ke Pelosok Pasaman

Namun, selain Rendang , korban gempa Palu juga membutuhkan bantuan yang lain.

"Logistik juga dibutuhkan, seperti baju, selimut dan perlengkapan lain seperti tenda dan trapal. Mari bahu membahu membantu saudara kita di Palu , Donggala, Sigi dan Parigi Moutong," pintanya.

baca juga: Pemprov Akan Inventarisir Sektor Tertentu Genjot Pendapatan Daerah

Sementara Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rumainur menyebut pihaknya masih menerima jika ada bantuan Randang dari masyarakat hingga pesawat pengiriman tersedia.

"Ke Jakarta besok, kemungkinan kesulitan pesawat dari Jakarta ke Palu ," ujarnya. Hanya saja saat ini, pihaknya terkendala dengan ketersediaan tempat di pesawat TNI (Hecules).

baca juga: Masih Belum Bisa Diakses, PPDB SMA SMK di Sumbar Kembali Ditunda, Netizen: Manual Se La Paaak

"Kemungkinan pengiriman dua kali penerbangan, sebab ada selimut dan pakaian. Tapi diprioritaskan untuk pengiriman Randang," pungkasnya.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa