PPNI Padang Minta Pemerintah Perhatikan Gaji Perawat

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dan Alfitri, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Padang
Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dan Alfitri, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Padang (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia ( PPNI ) Kota Padang Alfitri, menyebut ada sekitar 4.000 perawat di Kota Padang dengan estimasi 10 persen masih honorer. Namun dari jumlah tersebut, hanya sekitar 3.900 yang terdaftar di PPNI .

Menurut Alfitri, pemerintah juga harus memperhatikan nasib perawat . Bahkan ada sebagian dari mereka tidak digaji alias mengabdi saja.

baca juga: AJI Padang Bangun Kantor di Gunung Pangilun Padang

"Memang ada beberapa hal yang harus di perjuangkan di tingkat perawatan honor, terutama soal gaji. Pemerintah daerah harus memprioritaskan hal itu, apalagi bagi perawat yang bertugas di daerah tertinggal," harapnya.

Sementara Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menilau, perawat adalah tenaga profesional yang harus dihargai setimpal dengan beban kerja mereka.

baca juga: Diskominfo Padang Beri Pelatihan Singkat Kepada KIM

"Sejak demo tenaga honorer beberapa minggu lalu, saya sudah minta kabapaten dan kota untuk membayar gaji pegawai dan perawat honor sesuai upah minimum regional (UMR) yang dianggarkan dari APBD," katanya.

Nasrul Abit juga mengapresiasi kreativitas PPNI yang telah ikut terlibat dalam film 'Embun Gurun Pasir' yang menggambarkan kehidupan perawat di Sumbar.

baca juga: Ada Gelandang Muda Semen Padang FC Saat Timnas U-23 Kalahkan Tajikistan 2-1

"Semoga tidak terhenti di sini saja dan lahir film Embun Gurun Pasir season 2 dan 3. Kemudian jangan lupa film ini diviralkan dan ajak masyarakat Mentawai nonton bareng," harapnya.

[Joni Abdul Kasir]

baca juga: Dosen Unand Gelar Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Virtual Reality Pertama di Sumatera Barat

Penulis: Iwan R