Terkait Pernyataan Hendra Joni, Ini Kata Bawaslu Sumbar

Kantor Bawaslu Sumbar
Kantor Bawaslu Sumbar (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Sumatera Barat (Sumbar) menyikapi pernyataan Bupati pesisir selatan Hendrajoni yang geram dengan pemanggilan berulang-ulang terkait video bantuan Jokowi.

Baca: Terkait Video Viral , Bupati Pessel: Sebaiknya Bawaslu Dibubarkan Saja!

baca juga: Pemda Pasbar Serahkan Dana Hibah Pilkada Rp34 Miliar

Anggota Bawaslu Sumbar, Vifner mengatakan, prosedur yang dilaksanakan oleh Bawaslu Pessel baru pemanggilan meminta keterangan. Pasca laporan masuk ke Bawaslu propinsi dan Bawaslu RI, maka pihaknya tentu meminta keterangan lagi pada yang bersangkutan.

"Wajar saja dipanggil berkali-kali, karena prosedur yang dilakukan baru klarifikasi dari sebuah info yang ditindaklanjuti oleh Bawaslu Pessel," katanya, Rabu 10 Oktober 2018 di Padang.

baca juga: Bawaslu: Ada Potensi Penyelewengan Dana Bansos Corona di Pilkada 2020

Pasca laporan masuk ke Bawaslu RI dan propinsi, maka pihaknya memerlukan keterangan lanjutan. Kalau ini ditindakanjuti lagi dalam proses pendidikan, tentu Hendra Joni akan dipanggil lagi untuk diminta lagi keterangan oleh pihak Gakkumdu.

Kalau dilimpahkan ke pengadilan, sebut Vifner, akan dimintai lagi keterangan. Jadi apa yang disampaikan oleh HJ tidak beralasan juga, karena meminta keterangan tidak cukup hanya sekali karena setelah dilakukan klarifikasi.

baca juga: KPU Pessel Dapat Tambahan Anggaran Pusat Rp6 Miliar Untuk Pilkada

"Juga akan ada pendalaman ke saksi-saksi yang ada dalam video itu. Tentu kita memberikan kesempatan pada HJ selaku terlapor untuk menjelaskan semuanya dalam bentuk klarifikasi yang digelar Bawaslu Sumbar," jelas Vifner.

Jadi, statusnya sudah berbeda. Kemarin itu langkah awal yang dilakukan Bawaslu Pessel adalah menindaklanjuti sebuah informasi (kejadian) yang terjadi di masyarakat. Berbeda dengan yang dilakukan propinsi, tindaklanjut dari laporan masyarakat (tim Prabowo-Sandi) terhadap dugaan pelanggaran kampanye pemilu yang diduga dilakukan HJ.

baca juga: Adendum NPHD Pilkada Pessel Ditandatangani, Ini Besarannya

"Makanya langkah-langkah perlu kita lakukan untuk menindaklanjuti hal itu. Kalau kita sekali lagi saja akan panggil HJ, tapi kalau proses ini berlanjut, maka pihak penyidik tentu akan panggil kembali HJ," ujarnya.

Senada, Ketua Bawaslu Pessel, Erman Wadison menjelaskan, Hendra Joni memang telah diambil keterangan awal setelah videonya viral. Namun karena tidak ada laporan yang masuk ke Bawaslu Pessel, keterangan Bupati tersebut dijadikan temuan dalam pengawasan dan bisa dijadikan pendukung dalam penanganan kasus.

“Memang benar telah kami mintai keterangan awal setlah vidio viral. Tapi laporan tidak masuk ke kami, malah masuk di Bawaslu Sumbar tentu Bawaslu Sumbar juga butuh keterangan,” ujarnya.

Sebelumnya Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni kesal karena dianggap meminta keterangan secara berulang-ulang oleh Bawaslu . Bahkan, mantan polisi itu minta Bawaslu Kabupaten dibubarkan saja jika fungsi mereka tidak jelas.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Agusmanto