Doa dari Bukittinggi Untuk Sulteng

Puluhan personel TNI dan Polisi di Bukittinggi menggelar doa bersama pasca gempa dan tsunami menghantam Palu, Sulaewsi Tengah
Puluhan personel TNI dan Polisi di Bukittinggi menggelar doa bersama pasca gempa dan tsunami menghantam Palu, Sulaewsi Tengah (Istimewa)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF -- Gempa yang diikuti Tsunami dan Likuifaksi di Provinsi Sulawesi Tengah mendatangkan duka mendalam bagi warga Bukittinggi , Sumatera Barat khususnya Komando Distrik Militer 0304/Agam.

Musibah yang telah mengorbankan nyawa manusia itu membuat Kodim 0304/Agam menggelar Doa dan Istiqosah di Masjid Alhanif Kodim, Rabu 10 Oktober 2018.

baca juga: Sapa Pagi, Cara BPJamsostek Bukittinggi Peringati Hari Buruh

"Kita berharap saudara kita yang terkena musibah bisa sabar dan tabah dalam menghadapi ujian," kata Dandim 0304/Agam Letkol Kav Salim Kurniawan Dewantara.

Ia menyebutkan, melalui doa dan Istiqosah yang dilakukan, diharapkan bisa membantu warga Sulawesi Tengah secepatnya bisa bangkit pasca terkena musibah untuk menata kembali kehidupan.

baca juga: Ramadan Fair Berakhir, UM Sumatera Barat Umumkan Pemenang Lomba

"Kita juga mendoakan semoga bangsa kita terhindar dari segala bala dan bencana, kita harus bersatu," ucap dia.

Doa dan Istiqosah ini, selain diikuti prajurit TNI, juga diikuti personil Polisi, maupun Forkompida Bukittinggi lainnya.

baca juga: Andre Rosiade: Kekayaan Indonesia untuk Rakyat, Bukan untuk Asing

Gempa Palu terjadi pada Jum'at sore 28 September 2018 dengan kekuatan 7,4 skala richter. Pasca gempa, tsunami datang menghadang dengan ketinggian mencapai 3 meter yang menghancurkan sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah.

Hingga Rabu 10 Oktober 2018, korban jiwa terdata sudah diangka 2000an, sementara ribuan lainnya terluka dan kehilangan tempat tinggalnya.

baca juga: UM Sumatera Barat Buka Program Ramadan Fair 1442 H

Sehari pasca musibah, sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bukittinggi , Ormas Islam maupun komunitas, hingga hari ini terus melakukan aksi penggalangan dana bagi korban terdampak.

[Hatta Rizal]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa