224 Pencaker di Pasaman Ikuti Seleksi Penerimaan Tenaga Kerja di Batam

Para calon tenaga kerja Pasaman sedang mengikuti tes tertulis
Para calon tenaga kerja Pasaman sedang mengikuti tes tertulis (Istimewa)

PASAMAN , KLIKPOSITIF -- Sebanyak 224 orang calon tenaga kerja di Kabupaten Pasaman , Sumbar bersaing ketat untuk bisa bekerja di perusahaan elektronik di Batam. 

Seleksi penerimaan tenaga kerja itu di laksanakan di gedung pertemuan Syamsiar Thaib, Lubuk Sikaping, Selasa 16 Oktober 2018.

baca juga: Pembentukan dan Pengelolaan Desa Wisata di Pasaman Sebagai Pengembangan Ekonomi Kerakyatan

Sebelum dikontrak, ratusan calon tenaga kerja tersebut harus mengikuti serangkaian tahapan seleksi terlebih dahulu, sebagaimana dianjurkan oleh pihak perusahaan penyalur tenaga kerja

Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman , Devi Afriani Azhar menjelaskan rekrutmen tenaga kerja ini merupakan kerjasama Pemkab Pasaman  dengan perusahaan penyalur tenaga kerja PT. Danka Hureco Batam.

baca juga: Segmen Sianok Cukup Aktif, BMKG Ingatkan Potensi Gempa Kuat di Sumbar

Pihak Danka Hureco akan menyalurkan mereka yang lulus seleksi ini ke sejumlah perusahaan elektronik di Batam. Salah satunya ke PT Philips Elektronik.

"Untuk seleksi pada gelombang pertama, penyalur akan merekrut sebanyak 200 orang calon tenaga kerja yang dikhususkan bagi putra/putri Pasaman ," sebutnya.

baca juga: Selundupkan Puluhan Paket Ganja Kering, Warga Sumatera Selatan Diringkus Polisi di Pasaman

Dijelaskannya, seleksi dilaksanakan sehari penuh. Peluang kerja ini untuk putra-putri terbaik Pasaman , berusia 18-23 tahun. Proses seleksi, tertulis dan wawancara langsung dikelola oleh jasa penyalur tenaga kerja .

Ia berharap dengan adanya kerjasama antara Pemda setempat dengan perusahaan elektronik di Batam, dapat mengurangi angka pengangguran yang masih terbilang tinggi di Pasaman .

baca juga: Legislator: COVID-19 Belum Tuntas, Tolak TKA Masuk Indonesia

Peluang kerja tersebut merupakan kesempatan besar bagi Putra-putri Pasaman untuk bekerja di Batam, yang dikenal dengan sebutan kota industri. Mereka nantinya akan memperoleh gaji pokok sebesar Rp3,5 juta, ditambah uang lembur dengan hitungan per jam.

Tenaga kerja juga mendapatkan sejumlah fasilitas lainnya dari pihak perusahaan, seperti tempat tinggal, transportasi, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan.

" Pencaker (pencari kerja) kita tidak perlu repot lagi untuk melamar jauh-jauh ke Batam. Bahkan, biaya keberangkatan nanti ke Batam juga ditanggung oleh pihak perusahaan," katanya.

Pihaknya, akan terus berupaya mengurangi angka pengangguran di daerah itu, dengan cara menjajaki kerjasama dengan sejumlah perusahaan lainnya, baik itu di Kota Batam maupun di pulau Jawa.

[Man St Pambangun]

Penulis: Iwan R