Empat Tahun Jokowi-JK, Pengamat: Kinerja Belum Memuaskan

Jokowi-Jusuf Kalla
Jokowi-Jusuf Kalla (net)

KLIKPOSITIF -- Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah genap empat tahun memimpin Indonesia. Selama empat tahun berjalan, Jokowi-JK telah melakukan berbagai upaya untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik.

Namun, menurut Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menilai, pemerintahan Jokowi - JK belum memuaskan. Pasalnya sejumlah program nawacita Jokowi-JK belum ada yang terlaksana dengan baik.

baca juga: TNBPAC Sumbar Harus Dievaluasi Menyeluruh, Pengamat: Jangan Sampai Pemerintah Membuka Kran Penyebaran Corona

“Masih banyak program nawacita yang belum terlaksana dengan baik. Salah satunya itu ekonomi. Apa yang telah dilakukan selama ini belum memberikan dampak yang besar ke masyarakat,” kata Siti saat dihubungi Suara.com, jaringan KLIKPOSITIF , Senin (22/10).

Menurut Siti, pemerintahan Jokowi - JK belum bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Salah satu hal yang dapat dilihat adalah indeks kebahagiaan di masyarakat. Siti mengatakan persoalan kesenjangan sosial ekonomi merupakan musuh bersama Indonesia saat ini.

baca juga: Sumbar Berlakukan Kenormalan Baru, Pengamat: Pelaku Pariwisata Harus Berinovasi

Jika masalah kesenjangan ekonomi itu dirinci dengan spesifik dalam pertanyaan survei kepuasan terhadap kinerja Jokowi, angka kepuasan yang didapat tak akan tinggi. “Itu yang harus ditanyakan. Jadi pertanyaan itu betul-betul menukik pada permasalahan yang dihadapi," ujarnya.

Selain itu, lanjut Siti, melemahnya nilai tukar rupiah yang mencapai Rp 15 ribuan per dolar AS, juga menunjukkan bahwa Jokowi tidak bisa memberikan kesejahteraan terhadap masyarakat. "Ternyata dolar kan tinggi, kalau tinggi otomatis kebutuhan dasar ikut tinggi. Nah kebetulan ini kampanye, dolar melampaui Rp 15 ribuan," katanya.

baca juga: Prabowo: Jokowi Terus Berjuang Demi Bangsa dan Rakyat

Menurut Siti, ada baiknya jika pemerintah Jokowi - JK fokus menjalankan dan menyelesaikan sembilan janji Nawacita. Jokowi dan JK sudah seharusnya melakukan evaluasi atau koreksi apa saja yang sudah tercapai dan belum dari Nawacita.

"Selain itu membangun nilai-nilai agar masyarakat saling menghormati dan menghargai, tidak saling berhadapan. Menjaga harmoni. Sehingga konsepsi revolusi mental yang itu tercapai," jelasnya. (*)

baca juga: Komite I DPD RI: Pembangunan Ibukota Negara Harus Melibatkan Masyarakat Lokal

Penulis: Agusmanto