Basarnas Evakuasi 6 Kantong Jenazah Korban Jatuhnya Lion Air

Puing pesawat Lion Air yang jatuh di Tanjung Karawang, Senin Pagi
Puing pesawat Lion Air yang jatuh di Tanjung Karawang, Senin Pagi (Istimewa)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Badan SAR Nasional mengevakuasi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 yang terbang dari bandara Soekarno-Hatta ke Pangkal Pinang di perairan Tanjung Kawarang, Senin 29 Oktober 2018.

Evakuasi ini dilakukan menggunakan dua kapal cepat milik Basarnas ke posko JICT 2 Tanjung Priok. Hal itu diungkapkan oleh salah satu perwakilan PMI DKI Jakarta dalam sebuah pernyataan resmi, Sukono.

baca juga: Andre Rosiade Dukung Garuda & Menteri BUMN Putus Kontrak Bombardier

Ia mengatakan, 6 kantong jenazah tersebut berisi korban jatuhnya pesawat . Namun ia tidak merinci kondisi korban yang sudah ditemukan tim pencarian di lokasi jatuhnya pesawat Boeing 737 Max tersebut.

"Enam kantong jenazah tersebut sudah dievakuasi ke rumah sakit Polri, disana sudah ada pihak keluarga yang menunggu," katanya.

baca juga: Keluarga Korban Sriwijaya Air Sj-182 Gugat Perusahaan Boeing Di Chicago, Kenapa?

Selain 6 kantong jenazah, ia menjelaskan, Basarnas juga mengirimkan sejumlah puing pesawat berupa potongan kursi dari lokasi kejadian ke Tanjung Priok.

"Enam kantong jenazah dan puing-puing tersebut sampai di Tanjung Priok sekitar pukul 2 siang tadi," ucap Sukono.

baca juga: Dioperasi 19 Kali Akibat Kecelakaan Pesawat, Mantan Pramugari : Profesi Sangat Riskan Untuk Cepat Meninggal

Sejauh ini, pihak Basarnas , TNI dan Polri masih melakukan pencarian lebih lanjut korban jatuhnya pesawat baru tersebut.

Fokus pencarian saat ini dilakukan ke dasar laut yang memiliki kedalaman sekitar 30 hingga 35 meter.

baca juga: Telah Periksa Pulau Laki Terkait Tanda SOS, Basarnas : Tidak Ada Apa-apa di Situ

Pencarian ke dasar laut ini melibatkan sebanyak 30 orang penyelam. Di sisi lain, untuk evakuasi ke rumah sakit, Sukono menyebut bahwa pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 38 relawan dan 6 unit ambulans.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa