Jadi Korban Lion Air, Niat Rivandi Pranata Menikah Tahun Depan Pupus

Ayah dari salah satu korban Lion Air, Rivandi Pranata saat memperlihatkan foto anaknya.
Ayah dari salah satu korban Lion Air, Rivandi Pranata saat memperlihatkan foto anaknya. (KLIKPOSITIF/Cecep Jambak)

Niat baik Rivandi Pranata mengarungi bahtera rumah tangga di tahun depan mungkin tak jadi kenyataan. Ya, Rivandi merupakan satu dari ratusan penumpang Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat yang hingga kini masih dalam pencarian Basarnas .

Cecep Jambak - PADANG

baca juga: Tiger Woods Kecelakaan Mobil, Begini Kondisinya

Rumah berkanopi hijau di Jalan Cangkeh No.1A, RT 2 RW V Kelurahan Cangkeh, Kecamatan Lubuk Bagaluang, Kota Padang, mendadak dipenuhi oleh orang. Baik itu sanak saudara, kawan Rivandi semasa sekolah dan semua handai taulan. Semua berduka, mereka tak percaya Rivandi menjadi korban saat menumpangi pesawat yang jatuh tersebut.

Sebagian dari mereka tampak menyimak berita yang ditayangkan di televisi guna mengetahui kondisi terkini dari peristiwa kecelakaan tersebut. Di sisi lain, tampak dua orang tua Riyandi yang berusaha tegar dengan peristiwa tersebut. Semuanya larut dalam kesedihan.

baca juga: Mantan Wakil Bupati Solok Elfi Sahlan Ben meninggal dunia.

Tangis pun tak terhambat mengalir di wajah ibu Rivandi, Irmawati. Dia tak kuasa menahan, terlebih saat menceritakan kisah sang buah hati yang mungkin saja akan meninggalkannya untuk selamanya. Apalagi, putra keempat di keluarga tersebut berniat akan mengakhiri masa lajangnya tahun depan.

"Rivan sudah standby, mau berangkat ke bandara ma," ungkap Irmawati mengutip perbincangan terakhirnya bersama Rivandi sekitar pukul 04.00 WIB tadi. "Sudah jadi kebiasaan, kalau Rivan mau pergi, kami selalu membangunkan," tambahnya.

baca juga: Dua Rumah di Pancung Soal Pessel Hangus Dilalap Api

Namun, pagi itu, perasaan ibu lima orang putra ini memang sudah tidak enak lagi. Kebiasaan Rivandi yang selalu mengabarkan jika sudah mau masuk pesawat tidak kunjung diperolehnya. Hal itu pun diceritakan pada suaminya, Gusmardi. Namun, diakuinya hal itu tidak terlalu difikirkan dan tetap saja menjalankan aktivitas rutin pagi.

"Tadi saat di pasar, calon istrinya mengabari, kalau ada peristiwa pesawat jatuh dan Rivandi jadi penumpang disana," ungkap sang ibu.

baca juga: Ditinggal Pemilik, Satu Rumah di Amping Parak Timur Pessel Ludes Terbakar

Bak tersambar petir, Irmawati pun letih tak bertulang mendengarkan kabar tersebut. "Padahal Januari besok rencananya keluarga calon ini datang silaturahmi ke sini. Untuk penjajakan, rencananya setelah lebaran nikahnya," tambahnya.

Lain ibu, lain pula cerita dari sang ayah, Gusmardi. Dia berkisah jika putranya tersebut baru dipromosikan ke Bangka Belitung pada September lalu. Sebelum bertugas di Pajak, Rivandi bertugas di Palembang. "Allah berkehendak lain, bagaimana lagi, ini sudah ketentuan Allah," ungkapnya sabak.

Pensiunan Unand ini menyebut, dirinya belum akan pergi ke Jakarta untuk mencari informasi pencarian putranya. Mengingat waktu, rencana dirinya akan pergi besok Selasa (30/10). Untuk informasi lainnya, dia juga memonitor lewat berita televisi. Tapi, yang pasti keluarga berharap akan datang keajaiban dan putranya selamat dalam kejadian itu.

"Saat ini adiknya yang bungsu dan kakaknya Rivandi sudah ada di bandara. Kata mereka, sebaiknya saya berangkat besok saja," ungkapnya.

Hingga saat ini, katanya, belum ada informasi dari pihak maskapai terkait kejadian. Namun, dari kawan-kawan di Pajak, sudah ada yang mengontak dan mengabarkan informasi. "Kawan-kawan dan atasan di Bangka Belitung sudah menelpon dan mengucapkan belasungkawa. Namun, kami berharap dan selalu berdoa agar semua selamat," harapnya.

Ditambahkan Gusmardi, dia terakhir bertemu saat putranya itu pulang ke Padang ketika Lebaran haji lalu, yang juga bertepatan menghadiri hajatan pesta salah seorang famili. "Lebaran haji kemarin terakhir Rivan pulang. Tapi dia sering pulang, kalau ada temannya yang hajatan. Dia memang seperti itu, suka bergaul," ungkapnya.

Dia berharap, meskipun nantinya hal terburuk terjadi, putranya ditempatkan di tempat terindah. Hingga saat ini, petugas Basarnas pun masih melakukan pencarian terhadap korban dan juga melakukan evakuasi terhadap bangkai pesawat yang ditemukan. (*)

Penulis: Agusmanto