Melalui Lomba Cuci Tangan, Dinkes Mentawai Kampanyekan PHBS pada Anak Usia Dini

lomba cuci tangan dengan sabun kepada anak usia dini, pada Senin (15/10) di halaman Kantor Dinkes Mentawai
lomba cuci tangan dengan sabun kepada anak usia dini, pada Senin (15/10) di halaman Kantor Dinkes Mentawai (Mentawaikab.go.id)

KLIKPOSITIFDinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Mentawai mengkampanyekan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui lomba cuci tangan dengan sabun kepada anak usia dini, pada Senin (15/10) di halaman Kantor Dinkes Mentawai .

Kepala Dinas Kesehatan Mentawai Lahmuddin Siregar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah melalui Dinas Kesehatan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak tentang pola hidup sehat, guna mencegah penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan juga dalam rangka memperingati hari Cuci Tangan Sedunia.

baca juga: 51 Positif COVID-19 Hari Ini di Sumbar, Mentawai Mengejutkan 16 Kasus

"Pesan kesehatan selalu kita suarakan pada setiap momen, misalnya pada kegiatan Posyandu, selain itu melakukan kegiatan lomba cuci tangan dengan sabun kepada anak usia dini, " terangnya kepada sasarainafm.com di Tuapeijat.

Menurutnya, ketika anak-anak makan tanpa cuci tangan dengan sabun terlebih dahulu, maka akan rentan terkena penyakit diare yang disebabkan oleh bakteri.

baca juga: Asrama Putri Mentawai Diresmikan, Aksi Peduli Bangsa: Semen untuk Pembangunan Asrama 100 Persen Bantuan dari Semen Padang

Selain itu, ia mengimbau kepada pihak sekolah untuk ikut berperan menyampaikan pesan kesehatan, terutama cuci tangan yang baik dan benar. Karena menurutnya, masih banyak anak-anak ketika makan jajanan tidak mencuci tangan terlebih dahulu.

"Kita berharap, kepada pihak sekolah ikut serta menyampaikan pesan kesehatan, terutama mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, itu sangat penting, tetapi kadang banyak yang menyepelekannya, " ungkapnya.

baca juga: Asrama Putri Mentawai yang Dibangun Semen Padang Segera Diresmikan

Ia juga berharap, semua stakeholder juga memikirkan tentang keamanan jajanan di sekolah, seperti Dinas Koperindag dan UMKM mengecek jajanan di Sekolah.

"Berbicara masalah kesehatan, tentu melibatkan dukungan instalasi, misalnya jajanan di sekolah, juga harus betul-betul sehat," ujarnya. [Adv]

baca juga: Guncangan Gempa Magnitudo 4,7 Tak Dirasakan Warga Mentawai

Sumber: mentawaikab.go.id

Penulis: Khadijah