Tantangan Pencarian Lion Air JT610 di Dasar Laut

Proses pencarian korban jatuhnya pesawat oleh tim penyelam
Proses pencarian korban jatuhnya pesawat oleh tim penyelam (Istimewa)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Proses evakuasi korban dan pencarian bangkai pesawat   Lion Air  JT 610yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat masih terus dilakukan.

Bangkai pesawat sulit ditemukan lantaran diduga telah bergeser letaknya dari koordinat hilang kontak terakhir.

baca juga: Andre Rosiade Dukung Garuda & Menteri BUMN Putus Kontrak Bombardier

Hal itu disampaikan oleh Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan  Basarnas Bambang Suryo Aji.

Ia mengatakan, saat tim SAR melakukan penyelaman di titik sesuai koordinat hilang kontak terakhir, bangkai pesawat tidak ditemukan.

baca juga: Keluarga Korban Sriwijaya Air Sj-182 Gugat Perusahaan Boeing Di Chicago, Kenapa?

"Lokasi koordinat sudah kita tentukan bahwa last contacts terakhir begitu dilakukan penyelaman tidak ada," katanya Senin, 29 Oktober 2018 malam.

Bambang menjelaskan, penyebab bangkai pesawat tidak ditemukan di titik koordinat hilang kontak diduga lantaran adanya arus bawah laut yang deras. Sehingga, arus itu membawa bangkai pesawat bergeser ke titik koordinat lain.

baca juga: Dioperasi 19 Kali Akibat Kecelakaan Pesawat, Mantan Pramugari : Profesi Sangat Riskan Untuk Cepat Meninggal

"Arus bawah laut salah satu penyebabnya, kedua bisa saja saat last contacts itu tidak tepat posisinya saat itu bisa berubah," papar dia.

Hingga kini, proses pencarian bangkai pesawat masih terus dilakukan. Sebanyak 4 kapal yang dilengkapi dengan alat khusus dikerahkan guna mencari keberadaan bangkai pesawat .

baca juga: Telah Periksa Pulau Laki Terkait Tanda SOS, Basarnas : Tidak Ada Apa-apa di Situ

Bambang pun menduga masih ada banyak korban yang masih terjebak di dalam bangkai pesawat sehingga jasad kesulitan dievakuasi.

"Saya prediksi banyak korban masih di dalam pesawat . Maka itu kami dari Basarnas akan segera mencari lokasi bangkai pesawat tersebut untuk mengevakuasi korban," imbuh Bambang.

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT610 lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada pukul 06.20 WIB.

Namun, pesawat itu dilaporkan hilang kontak dan terakhir terjatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pagi kemarin.

Pesawat tujuan ke Pangkal Pinang itu membawa 189 orang termasuk dua pilot dan enam pramugari.

Pesawat pun sempat meminta kembali ke Bandara Soekarno-Hatta sebelum akhirnya hilang kontak.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa