Hari Kedua Pencarian Lion Air, Tim Gunakan Multibeam Echosounder Sonar

ilustrasi: cara kerja alat pendeteksi sonar yag digunakan untuk mencari pesawat Lion Air JT-610
ilustrasi: cara kerja alat pendeteksi sonar yag digunakan untuk mencari pesawat Lion Air JT-610 (net)

KLIKPOSITIF -Tim pencari pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh dan tenggelam di perairan Tanjung Karawang Jawa Barat menggunakan alat pencari multibeam echo sounder sonar. Alat ini menggunakan teknologi sonar untuk menyisir hingga ke dasar laut dengan mendeteksi logam besar.

Kepala Badan SAR Nasional M. Syaugi mengharapkan dengan menggunakan teknologi tersebut maka pencarian akan lebih cepat. Dia mengatakan kedalaman laut tempat lokasi jatuhnya pesawat Lion Air rute Jakarta- Pangkal Pinang tersebut diperkirakan 30-35 meter.

baca juga: Pesawat Tujuan Batam Kembali ke BIM Setelah Mengudara 15 Menit, Ini Penjelasan Lion Air

"Jika menggunakan alat yang tepat dan SDM yang profesional saya rasa bisa cepat ditemukan," kata Syaugi di posko evakuasi JITC 2 Tanjung Priok, Selasa 30 Oktober siang.

Meski kedalamannya sekitar 30-35 meter, bukan berarti pencarian menjadi lebih mudah. Menurut dia kedalaman tidak menjadi tolok ukur pencarian dapat berjalan lambat atau cepat. Tim pencarian korban yang dimiliki saat ini adalah orang-orang profesinal, dengan bantuan Polri dan TNI diharapkan pencarian akan berjalan cepat.

baca juga: Lakukan Diskriminasi, Lion Air Grup Disanksi Rp 3,3 Miliar

Sebelumnya pesawat Lion Air JT-610 dengan nomor registrasi PK LQP dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E. Pesawat sempat meminta untuk kembali ke Bandara Soekarno- Hatta atau return to base sebelum akhirnya hilang dari radar.

Basarnas memastikan pesawat Lion Air JT 610 jatuh di perairan Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Korban dari pesawat nahas telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati. Pesawat itu sendiri membawa 189 penumpang, terdiri atas penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak dan dua bayi dengan dua Pilot dan lima awak pesawat

baca juga: Pencarian Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Diperpanjang 3 Hari

Penulis: Ramadhani