Dicurigai Pelaku Penculikan, Pria Asal Medan Babak Belur Dihajar Massa

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Kepolisian Sektor Sutera, Polres Pesisir Selatan , Sumatera Barat mengamankan seorang pria paruh baya asal Medan, Sumatera Utara karena dicurigai sebagai pelaku penculikan anak di bawah umur.

Pria yang diketahui bernama Beno (37) itu dicirigai sebagai pelaku pencurian anak karena beberapa tingkahnya yang aneh. Sebelum diamankan, Beno kerap berkeliaran sambil membawa tas di sekitar Nagari Koto Taratak.

baca juga: Pemkab Tagetkan Vaksinasi Nakes di Pessel Tuntas Januari 2021

Kapolsek Sutera, AKP Alkadri mengatakan, tingkah Beno membuat warga resah dan memperkuat kecurigaan bahwa dia adalah pelaku penculikan.

Hingga pada Rabu, 31 Oktober 2018 lalu, warga di kawasan itu mulai bertindak dengan memburu Beno. Ia pun sempat menghindari warga yang marah dengan bersembunyi.

baca juga: DPRD Tetapkan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Pessel

Namun sekitar pukul 23:45 warga berhasil menemukan Beno di lokasi persembunyiannya. Warga yang geram kemudian menghajar dirinya hingga babak belur.

Tidak lama setelah itu, polisi datang ke lokasi dan mengamankan Beno ke Puskesmas Sutera untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka yang dideranya karena dihakimi warga.

baca juga: Karena Hal Ini, Bupati dan Kapolres Pessel Batal Divaksin Covid-19

"Sekarang korban, sudah kita aman dan akan kita serahkan ke Dinas Sosial," kata Alkadri. Ia mengungkapkan, saat diperiksa, ternyata kecurigaan warga tersebut tidak benar.

Alkadri menjelaskan, Beno bukan pelaku yang sedang merencanakan penculikan, namun ia hanya sedang singgah di lokasi tersebut. "Kerucigaan warga tidak betul, dan dia hanya kebetulan singgah dan tidak pelaku penculikan anak ," ujar dia.

baca juga: Kasus Positif di Pessel Bertambah Empat Orang, Tiga Diantaranya Pelajar SMA dan Guru SMP

Selain itu ia juga mengungkapkan bahwa, Beno memiliki masalah pada mental dan psikomotor.

"Dia bukan gila, namun bermasalah di kinerja otak alias bodoh. Maka dengan itu untuk penanganannya kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial," pungkasnya kemudian.

[Kiki Julnasri Priatama]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa