Wagub Sumbar Sebut Jumlah LGBT 19.000 Orang, Saatnya Aksi Jangan Teori

Wagub Sumbar Nasrul Abit
Wagub Sumbar Nasrul Abit (Joni Abdul Kasir/KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul mengajak semua lapisan masyarakat untuk bergerak (action) membersihkan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender ( LGBT ) di Sumbar.

"Sudah saatnya aksi, jangan teori lagi. Mari kita bersihkan Sumbar dari LGBT ," katanya Rabu, 7 November 2018 di Padang.

baca juga: Serahkan SK CPNS Formasi 2019, Irwan Prayitno: ASN Pelayan, Jangan Ngebos

Disampaikannya, saat ini berdasarkan data hasil tim konselor penelitian Perhimpunan Konselor VCT HIV Indonesia (PKVHI), angka prilaku sex menyimpang LGBT ini di Sumbar ada 19.000 orang. Sek bebas penyebab utama, berkembang penyakit HIV yang sangat membunuh manusia tersebut.

Angka ini cukup memprihatinkan dengan nilai-nilai budaya Sumatera Barat yang berfilosofikan Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah.

baca juga: Wagub Sumbar: Sudah Banyak Kemajuan di Mentawai

Dilanjutkannya, Pemko Payakumbuh dan masyarakat telah memulai memerangi prilaku yang diharamkan agama tersebut dengan mendeklarasikan diri tolak LGBT , judi, miras, pekat, sek bebas dan narkoba sebagai tekad memerangi seluruh penyakit masyarakat disetiap jengkal Kota Payakumbuh.

"Kita tunggu gerakan dari daerah dan masyarakat lainnya di Sumbar. Kepada ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai dan tokoh-tokoh masyarakat agar satukan tekad untuk Sumbar bersih dari LGBT ," ungkapnya.

baca juga: Resmikan Perbaikan Jalan Lareh Sago Halaban Payakumbuh - Sitangkai, Gubernur: Truk Jangan Melebihi Tonase

Untuk diketahui sebelumnya berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) tahun 2016, di Sumbar terdapat 15.105 orang LGBT . Dari angka itu sebanyak 14. 252 LSL (lelaki suka lelaki, dan 853 waria).

Bahkan satu orang lelaki suka lelaki (LSL) alias homo bisa punya empat pasangan yang mereka garap. Kota Padang terbanyak dan Agam peringkat dua dari jumlah LGBT versi KPAN. [JONI ABDUL KASIR]

baca juga: Perantau Minang Sulbar di Tenda-tenda Pengungsian Berharap Bantuan dari Sumbar

Penulis: Rezka Delpiera