Jenazah Hakim Hasnawati Tak Dikebumikan di Agam?

Ilustrasi
Ilustrasi (Istimewa)

AGAM , KLIKPOSITIF  -- Jenazah Hasnawati (57), penumpang nahas Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Karawang pada Senin 29 Oktober 2018, akhirnya berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polri lewat pemeriksaan DNA. Ia merupakan satu diantara 20 jenazah lain yang diketahui identitasnya pada hari ini.

Hasnawati merupakan hakim di Pangkal Pinang yang merupakan warga asli Nagari Salo, Kecamatan Baso Agam -Sumbar yang sudah lama menetap di luar kampung halamannya.

baca juga: Akses Kelok 44 Ditutup Total Mulai Hari Ini, Pengendara Harus Lewati Jalan Lain

"Kabarnya memang sudah ditemukan, tapi sepertinya tak akan dibawa pulang," sebut Wali Nagari Salo Anwar, Kamis 8 November 2018.

Anwar mengatakan, jenazah kemungkinan besar dibawa menuju Jakarta sebab di sanalah keluarga terdekat seperti anak-anaknya menetap.

baca juga: Ber KTP Bengkulu, Satu Keluarga Dinyatakan Positif COVID-19 dan Dirawat di RSAM Bukittinggi

"Yang di kampung ini kan famili jauhnya. Rasanya di Jakarta ia bakal dikebumikan," ujarnya.

Anwar menyebut, Hasnawati terakhir kali pulang ke kampung halamannya setahun silam. Sebelum bertugas di Pangkal Pinang, ia diketahui berdinas di Kota Padang.

baca juga: Perputaran Uang untuk Hewan Kurban di Agam Rp103 Miliar

Selain Hasnawati, satu lagi penumpang Lion Air JT 610 asal Agam adalah warga Nagari Kamang Ilia, Kecamatan Kamang Magek atas nama Rijal Mahdi yang hingga sekarang belum diketahui apakah belum ditemukan atau belum teridentivikasi.

Sebelumnya, pesawat tujuan Tangerang- Pangkalpinang ini jatuh setelah mengudara selama 13 menit dari Bandara Soekarno Hatta. Pesawat membawa sebanyak 189 jiwa.

baca juga: Terungkap, Kenapa Anak Asal Agam yang Viral di Medsos Ini Menangis Berpisah dengan Sapi Kurban

[Hatta Rizal]

Penulis: Iwan R