Masih Banyak TKI Belum Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan, Ini Penyebabnya

Ilustrasi pekerja
Ilustrasi pekerja (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) mencatat, saat ini masih banyak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang belum mendapatkan asuransi dari BPJS Ketenagakerjaan.

Hal itu dibuktikan dari data kepesertaan pekerja migran. Menurut data dari BPJS Ketenagakerjaam sendiri, dari 6,5 juta pekerja migran, hanya 400 ribu orang yang mendapatkan perlindungan dari BPJS .

baca juga: Andre Rosiade Dukung Pembangunan Rabani Sport Centre

Jumlah tersebut masih sangat sedikit apabila dibandingkan dari pekerja yang bekerja di luar Indonesia. Anggota Komisi IX DPR RI Irgan Chairul Mahfiz mengatakan, hal itu disebabkan karena kurangnya sosialisasi.

"Mengingat manfaat yang besar bagi PMI, saya berharap BPJS Ketenagakerjaan harus segera memperluas sosialisasi, sehingga banyak peserta yang mendaftar asuransi BPJS Ketenagakerjaan," katanya dalam sebuah pernyataan resmi.

baca juga: Usai Dilantiknya Jajaran Direksi Baru, BPJS Ketenagakerjaan Siap Hadapi Tantangan Pengelolaan Jamsos Ketenagakerjaan

Ia menuturkan, calon PMI atau PMI sudah mendapat perlindungan dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang diperluas.

Melalui JKK ini sebut dia, PMI akan dilindungi saat bekerja di luar negeri. Perlindungan diberikan dari kematian hingga kecacatan, termasuk hilang akal budi. Hal itu mengingat banyaknya masalah yang dialami PMI, seperti penyiksaan atau pemerkosaan. 

baca juga: Andre Rosiade Minta Fraksi Gerindra DPRD Sumbar Tuntaskan Persoalan Nakes RSUD Pariaman

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Imam Suroso menjelaskan saat ini banyak masyarakat yang belum tahu adanya perubahan perlindungan asuransi dari konsorsium swasta ke BPJS Ketenagakerjaan.

" BPJS Ketenagakerjaan sangat minim untuk memberikan edukasi untuk para pekerja terkait perubahan konsorsium yang sekarang sudah dipegang oleh BPJS Ketenagakerjaan," tutur Imam.

baca juga: Remaja 17 Tahun Jadi Korban Begal di Kuranji Dapat Bantuan dari Andre Rosiade

Imam juga menjelaskan manfaat lain dari keikutsertaan PMI dalam program BPJS Ketenagakerjaan, antara lain manfaat beasiswa atau pelatihan kerja yang didapatkan oleh anak dari calon PMI atau PMI yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja.

Asuransi BPJS Ketenagakerjaan ini diperlukan guna meningkatkan potensi perlindungan terhadap 6,5 juta PMI di luar negeri.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa